Tautan-tautan Akses

Toserba 'Target' Dongkrak Penjualan pada Musim Belanja Akhir Tahun


Konsumen AS berbelanja pada "Black Friday" di sebuah toko Target di Culver City, California (foto: dok).

Toko serba ada di Amerika, Target, meningkatkan peran tokonya sebagai pusat pengiriman, membantu mendongkrak penjualannya pada musim belanja penting bulan November dan Desember.

Peritel dari Minneapolis itu hari Selasa (9/1) mengatakan, penjualan di toko-toko yang telah beroperasi setidaknya setahun melonjak 3,4 persen pada November dan Desember, dengan arus penjualan yang padat di situs web perusahaan dan toko-toko tersebut.

Toko-toko Target berperan dalam 70 persen volume online dalam dua bulan terakhir tahun 2017, menyumbang sekitar 80 persen pertumbuhan penjualan toko yang sama. Toko-toko tersebut digunakan untuk mengirim pesanan online, atau sebagai tempat pengambilan barang bagi pelanggan yang memesan secara online.

Ketua dan CEO Target mengatakan toko-tokonya menjadi pusat strategi untuk memudahkan pelanggan berbelanja.

Perusahaan itu, yang juga mengutip reformasi pajak federal yang baru-baru ini diberlakukan, yang menaikkan perkiraan laba triwulan 2017, membuat sahamnya naik lebih dari 3 persen pada perdagangan Selasa pagi.

Toserba lain, Kohl's, Macy's dan J.C. Penney semua melaporkan peningkatan penjualan pada musim belanja akhir tahun dalam pekan terakhir, menunjukkan bukti yang kuat peritel tradisional tahu cara menarik pelanggan untuk berbelanja online, seraya memanfaatkan keuntungan dari lokasi fisiknya.

Hari Senin (8/1), bank sentral Amerika, Federal Reserve, melaporkan pinjaman konsumen melonjak 8,8 persen pada November, lonjakan terbesar dalam lebih dari dua tahun, dengan kepercayaan pada ekonomi Amerika tumbuh dengan baik. Kategori utang yang sebagian besar terdiri dari kartu kredit melonjak 11,2 miliar dolar, paling banyak dalam setahun, menjadi 1,02 triliun dolar. Itu tingkat tertinggi dalam catatan, tanpa menyesuaikan inflasi. [ka/ii]

XS
SM
MD
LG