Tautan-tautan Akses

AS

Program Musim Panas Persiapkan Pelajar SMA Masuki Universitas dan Pasar Kerja


Para pelajar yang tergabung dalam program RISE mendapatkan pengalaman langsung melalui kerja magang dalam industri konstruksi.

Saat kembali ke sekolah, para pelajar biasanya membicarakan apa yang mereka lakukan selama liburan musim panas. Para pelajar SMA yang bergabung dalam sebuah program musim panas yang disebut RISE di Montgomery County (distrik setingkat kabupaten), Maryland, mempunyai cerita unik mengenai pekerjaan magang mereka di Dinas Pemadam Kebakaran, organisasi nirlaba, perusahaan, dan berbagai tempat kerja lainnya.

Faiza Elmasry menceritakan seorang pelajar SMA yang menghabiskan waktu selama tiga pekan di sebuah laboratorium biologi milik perguruan tinggi setempat.

Jennifer Sengbusch sedang memberikan penjelasan mengenai program hari ini. Ia adalah instruktur laboratorium di Montgomery College. Program hari ini adalah uji DNA. “Hari ini, kita akan melakukan sejumlah tes DNA terhadap cairan kental ini.Ini adalah eksperimen yang akan kalian lakukan.“

Aelina Pogosian, salah seorang pelajar SMA yang mengikuti program magang RISE atau Real Interesting Summer Experience, di bawah arahan Sengbusch.

Pengajaran dengan sistim "One-on-one mentoring" merupakan bagian terpenting dalam dalam program RISE.
Pengajaran dengan sistim "One-on-one mentoring" merupakan bagian terpenting dalam dalam program RISE.

“Banyak bahan dan mesin yang digunakan di sini tidak tersedia di kebanyakan SMA. Sangat penting bagi kami untuk belajar mengenai bagaimana menggunakannya. Saya belajar dan, pada saat bersamaan, juga mendapat banyak kesenangan,” ujar Aelina.

Program magang itu tidak hanya di dalam laboratorium. Sengbusch membawa Pogosian mengenal hewan-hewan yang menjadi bagian dari proses penelitian di Montgomery College.

“Saya membawanya ke lantai bawah untuk mempelajari ular. Kami juga mempunyai kura-kura. Jadi, ia mendapat pengalaman soal peternakan hewan,” kata Sengbusch.

Aelina Pogosian, salah seorang dari 400 pelajar dari 25 SMA di Montgomery County yang mengikuti program RISE tahun pertama.

Sengbusch mengatakan, program ini memberinya kesempatan untuk berhubungan dengan para pelajar SMA yang mungkin akan segera mengajukan lamaran untuk kuliah di Montgomery College. Ia mendapati, para partisipan terlihat sangat ingin tahu dan bersemangat untuk belajar. Pogosion mengaku, ia tidak hanya belajar mengenai prosedur laboratorium.

“Pengalaman ini membantu saya berpikir mengenai pilihan-pilihan saya di masa depan setelah lulus SMA,” kata Sengbusch.

Will Jawando, pendiri program RISE, mengatakan, salah satu tujuan program ini adalah memperkenalkan berbagai peluang karir bagi anak-anak SMA.

“Ada 30.000 posisi pekerjaan dengan keahlian menengah yang belum terisi di Montgomery County. Jadi, kami juga mengungkapkan kepada mereka mengenai pekerjaan apa yang tersedia di distrik ini, yang mungkin akan mereka ambil satu atau dua tahun lagi, dan yang memberi mereka gaji yang baik dan sejalan dengan karir yang ingin mereka capai. Ini juga merupakan perangkat pembangunan ekonomi. Jadi, tidak hanya bermanfaat bagi para pelajar tapi mudah-mudahan juga bermanfaat bagi kabupaten dan wilayah ini. Kalau mereka menetap di sini, mereka akan menjadi warga yang produktif dan membayar pajak. Mudah-mudahan ini akan mendongkrak perekonomian setempat,” jelas Will Jawando.

RISE adalah kemitraan antara sektor publik dan sektor swasta. Lebih dari 140 perusahaan, badan pemerintah dan organisasi nirlaba terlibat dan menawarkan peluang magang dengan bayaran untuk para pelajar.

Program itu juga mendapat suntikan dana dari Dewan Kabupaten Montgomery. Anggota dewan Craig Rice membantu mengupayakan dana tersebut.

“Setiap waktu di pemerintahan, selalu ada begitu banyak kebutuhan dan begitu banyak hal yang penting, apakah itu jalan atau prasarana . Pokoknya, berbagai jenis program yang harus didukung pemerintah. Tapi, sangat penting bagi kita untuk memberikan sesuatu kepada generasi mendatang. Perjuangan untuk memperoleh dana ini tidak mudah, dan selalu seperti itu pada masa penetapan anggaran. Namun, jika kita ingin serius untuk bisa berkompetisi di dunia, kita juga harus serius menyediakan berbagai pilihan bagi anak-anak kita. Kita harus bisa memastikan bahwa dana disalurkan ke pihak yang memang seharusnya menerima,” kata Craig Rice.

Para peserta dan pengelola RISE berharap program ini akan diperluas tahun depan dan memberikan inspirasi kepada berbagai county lain untuk menawarkan program serupa. [ab/lt]

XS
SM
MD
LG