Tautan-tautan Akses

Angkut Migran Gelap, Italia Sita Kapal Bantuan Berbendera Italia


Para migran ditolong oleh kapal bantuan "Proactiva Open Arms" dari lepas pantai Libya (foto: ilustrasi).

Para pejabat Italia telah menyita kapal berbendera Italia "Mare Ionio" dan menanyai awaknya, yang mungkin telah melanggar perintah Kementerian Dalam Negeri yang menutup semua pelabuhan bagi kapal-kapal yang mengangkut migran yang diselamatkan di laut.

Kapal Mare Ionio itu kini sudah kosong dan berada di pelabuhan Lampedusa. Kapal bantuan itu disita atas perintah hakim Sisilia karena membawa imigran gelap. Ke-49 migran itu, termasuk 12 anak-anak, diturunkan dari kapal hari Selasa (19/3) malam, diberi makan, minuman dan pakaian bersih dua hari setelah mereka diselamatkan oleh kapal Mare Ionio di lepas pantai Libya.

Para pejabat Italia menanyai kapten kapten dan pemilik kapal itu, dan pemeriksaan atas awaknya dilanjutkan hari Rabu untuk mengetahui apa yang terjadi ketika mereka menyelamatkan para migran itu di perairan Libya. Kata pemilik kapal Beppe Caccia, ia sebelumnya diminta oleh pemerintah Italia untuk menurunkan para migran itu di pelabuhan lain yang aman. Kata Caccia ia telah minta dokumen resmi yang melarang kapal itu memasuki perairan Italia, tapi tidak mendapat jawaban.

Alessandra Scirba, juru bicara kelompok nirlaba Mediterania, yang mengoperasikan kapal itu mengatakan, ia tidak mendapat perintah untuk membawa migran itu ke Libya, baik oleh penguasa Libya ataupun pejabat Italia.

Kata pejabat Italia, kapal Mare Ionio tidak punya izin untuk masuk ke pelabuhan Lampedusa. Kapten kapal mengatakan ia memutuskan tetap masuk ke pelabuhan karena alasan keamanan dan laut yang bergelombang besar. Kelompok nirlaba itu mengatakan, para migran tadi diselamatkan dari kematian karena tenggelam, dan supaya mereka jangan dikembalikan ke tempat di mana mereka telah mendapat tindakan kejam.

Italia Menyita Kapal yang Disangka Pengangkut Migran
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:33 0:00

Walikota Lampedusa, Salvatore Martello mengatakan, sesuai peraturan hukum laut, karena kapal itu berbendera Italia, kapal itu harus diizinkan masuk ke pelabuhan Italia.

Para migran yang diselamatkan itu kini sedang menunggu di Lampedusa, untuk mengetahui kemana mereka akan dipindahkan. Rombongan migran yang terakhir tiba di pulau itu tiga minggu yang lalu. Kedatangan para migran itu telah jauh berkurang sejak menteri dalam negeri Italia Matteo Salvini mulai menutup pelabuhan Italia bagi para pengungsi atau migran tahun lalu. (ii)

Recommended

XS
SM
MD
LG