Tautan-tautan Akses

Italia Tuntut Hukuman Terhadap Kru Migran


47 migran yang ditolong oleh para awak kapal Sea-Watch 3 di lepas pantai Libya (19/1).
47 migran yang ditolong oleh para awak kapal Sea-Watch 3 di lepas pantai Libya (19/1).

Menteri dalam negeri Italia mengancam akan mengajukan tuntutan hukum terhadap krew dari sebuah kapal migran yang tidak diijinkan berlabuh di sebuah pelabuhan Italia.

Kapal Sea Watch 3 menunggu di lepas pesisir Sisilia sejak Kamis, setelah menyelamatkan 47 migran di laut Mediterania beberapa hari sebelumnya. Kapal itu diijinkan menunggu disana guna menghindari cuaca yang mengancam.

Kelompok itu minta pemerintah Italia memberi ijin mereka berlabuh di pulau Sisilia.

"Kami mohon kepada semuanya, kepada pemerintah Italia untuk membantu kami. Kami benar-benar butuh bantuan, kami butuh bantuan sekarang,” kata seorang migran dari Senegal.

Seorang dokter di atas kapal Sea Watch 3, Frank Doerner, mengatakan, banyak migran menderita dari gejala pasca-trauma.

"Kondisi kebersihan diatas kapal tidak memungkinkan orang tinggal di sini untuk waktu lebih lama. Perhatian medis kami terfokus pada kasus yang serius. Kami tidak bisa memberi bantuan psikologis meskipun orang-orang ini menderita akibat gejala pasca trauma. Banyak yang menyaksikan kekerasan, banyak yang disiksa, dan menyaksikan bagaimana sahabat-sahabat mereka dibunuh,” ungkapnya.

Sebuah kelompok anggota parlemen Italia naik ke kapal Sea Watch 3 Minggu untuk memeriksa kondisi di atas kapal dan mengkaji kondisi para migran. Mereka mengatakan, hanya tersedia satu kamar mandi untuk ke 47 migran itu, yang sudah kelelahan.

Menteri dalam negeri Italia Matteo Salvini menolak mengizinkan kapal berlabuh dan menurunkan para migran itu.

Italia Menuntut Hukuman Terhadap Kru Migran
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:41 0:00

Salvini menuduh krew dari Sea Watch 3, yang dioperasikan oleh kelompok kemanusiaan Jerman Sea Watch, melakukan perdagangan manusia.

Recommended

XS
SM
MD
LG