Tautan-tautan Akses

AS

Amerika Beri Indikasi Kesediaan Berbicara dengan Korut


Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson (Foto: dok).

Amerika memberi indikasi kesediaan baru untuk berbicara dengan Korea Utara, tetapi masih sulit untuk memperkirakan tercapainya penyelesaian damai atas krisis nuklir di semenanjung Korea dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri Amerika Rex Tillerson mengatakan hari Minggu (19/2) bahwa ia bermaksud untuk menjaga saluran komunikasi tetap terbuka dengan Korea Utara dan sedang mendengarkan kalau ada indikasi bahwa pemerintahan Kim Jong-un siap untuk berbicara.

Perubahan sikap yang datang dari pemerintahan Presiden Donald Trump ke arah dukungan pada pembicaraan penjajakan yang tidak bersyarat dengan Pyongyang, dan menjauhi pembicaraan mengenai serangan penangkal terhadap Korea Utara, telah muncul sebagai tanggapan atas kerukunan yang dihasilkan kerjasama Olimpiade dan dirundingkan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Baca juga: AS Terus Kenakan Tekanan Maksimal Terhadap Korut

Persetujuan Korea Utara untuk turut dalam Olimpiade Musim Dingin PyeongChang di Korea Selatan telah disertai dengan penghentian usaha intensif Korea Utara dalam pengembangan misil balistik nuklir antar-benua (ICBM) yang dapat menyerang daratan Amerika.

Amerika turut dalam usaha pengurangan ketegangan dengan menangguhkan latihan militer bersama dengan Korea Selatan hingga setelah Olimpiade berakhir.

Baca juga: AS, Korsel Tunda Latihan Militer pasca Olimpiade Musim Dingin

Setelah memimpin delegasi Olimpiade Amerika di Korea Selatan, Wakil Presiden Amerika Mike Pence juga menyatakan Amerika mungkin akan terbuka untuk pembicaraan tidak resmi, tetapi menekankan Amerika akan terus meningkatkan sanksi terhadap Korea Utara sampai Pyongyang menyetujui pembicaraan resmi untuk menghentikan program nuklir Korea Utara sebagai imbalan. [gp]

XS
SM
MD
LG