Tautan-tautan Akses

Uji Robot untuk Misi Antariksa di Gunung Etna Sisilia


Kalangan ilmuwan dari German Aerospace Center tampak bekerja saat mereka menguji coba beberapa robot di Gunung Etna, Italia, 2 Juli 2017 (foto: REUTERS/Antonio Parrinello)

Lokasi di Gunung Api Etna yang berbatu dan dengan hembusan angin yang mirip sebuah lokasi di planet yang jauh di luar angkasa menjadi tempat uji coba sebuah robot untuk misi luar angkasa di waktu mendatang.

Sebuah robot menjelajah lingkungan berbatu, dengan hembusan angin mirip seperti permukaan sebuah planet yang jauh di luar angkasa dalam fiksi ilmiah. Namun lokasi ini tidak terletak di angkasa luar, ini adalah lereng dari gunug api paling aktif di Eropa.

Gunung Etna, di Sisilia, adalah lahan uji coba untuk mesin dengan tinggi kurang lebih 0,91 meter dan beroda empat untuk misi pendaratan ke bulan di waktu mendatang. Uji coba ini dilakukan oleh German Aerospace Center, sebuah badan yang menjalankan program antariksa Jerman.

Program ini telah merekrut para pakar dari Jerman, Inggris, Amerika Serikat dan Italia untuk penelitian ROBEX (Robotic Exploration of Extreme Environments) dengan tujuan untuk menyempurnakan perlengkapan robotika yang akan digunakan di angkasa luar.

“Tujuannya adalah simulasi misi pendaratan hipotesis pendaratan di bulan atau planet Mars di masa yang akan datang dan mereka menggunakan banyak robot yang dimanfaatkan untuk mengangkut dan memasang berbagai instrumen berbeda,” ujar Boris Behncke, seorang pakar kegunung apian dari the National Vulcanology Institute in Catania, dekat Gunung Etna.

Kalangan ilmuwan juga berharap untuk menggunakan robot-robot untuk mengeksplorasi kedalaman Gunung Etna dan memancarkan data teknis yang bermanfaat terkait dengan pergerakan seismik. Teknik-teknik yang dipelajari dari Gunung Etna kemudian akan disebarluaskan di misi-misi pendaratan ke bulan atau eksplorasi planet Mars.

Fase awal pengujian robot hampir selesai di kawasan Piano de Lago dari gunung berapi tersebut, sebuah rentang medan yang terisolasi yang didera oleh hembusan angin yang kuat.

Berikutnya, sebuah jaringan peralatan termasuk robot penjelajah dan pesawat nirawak yang akan dipasang untuk memantau aktivitas seismik yang merupakan simulasi yang paling mirip yang akan digunakan di bulan. [ww]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG