Tautan-tautan Akses

Wahana Kargo untuk Stasiun Antariksa Didaur Ulang


ARSIP - Kapsul Dragon milik perusahaan SpaceX mendekati Stasiun Antariksa Internasional sebelum merapat dalam gambar yang diambil oleh NASA pada tanggal 10 April 2016 (foto: REUTERS/NASA lewat media sosial/Rilis via Reuters)

SpaceX akan meluncurkan kapsul yang bernama Dragon dalam rangka memasok logistik pekan ini ke Stasiun Antariksa Internasional.

SpaceX membawa istilah daur ulang ke tingkat yang sama sekali baru, hingga ke orbit.

Dalam rangka memasok logistik pekan ini ke Stasiun Antariksa Internasional, SpaceX akan meluncurkan kapsul yang bernama Dragon yang telah melakukan perjalanan ke sana. Tonggak sejarah ini muncul hanya dua bulan setelah peluncuran pendorong roket untuk satelit pertama yang dapat didaur ulang.

"Gagasan pemanfaatan ulang ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi keseluruhan industri antariksa," ujar manajer program stasiun antariksa NASA, Kirk Shireman, pada konferensi pers hari Rabu (31/5).

Meskipun konsep yang ditawarkan ini bukan sesuatu yang baru, pesawat ulang-alik, contohnya, mengangkasa beberapa kali di orbit, penting sekali guna penghematan biaya di samping juga karena alasan-alasan teknis, ujarnya.

Lapisan pelindung dan parasut baru

Kapsul yang bernama Dragon ini terbang menuju stasiun antariksa tahun 2014. SpaceX memperbaharuinya lagi untuk keperluan peluncuran yang direncanakan pada hari Kamis petang. Ada banyak aktivitas yang memanfaatkan sinar X dan inspeksi sehingga penghematan biaya, bila ada, sangat sedikit untuk saat ini, ujar Hans Koenigsmann, wakil presiden untuk kehandalan penerbangan pada perusahaan SpaceX.

Untuk perjalanan ini, kapsul Dragon bermuatan kurang 6.000 pounds atau kurang lebih 2.725 kg kargo untuk kepentingan stasiun antariksa, termasuk tikus dan lalat untuk keperluan penelitian medis.

Meskipun Falcon, roket pendorong yang digunakan saat ini baru, SpaceX berusaha untuk kembali mendaratkannya di Cape Canaveral setelah peluncuran dilakukan, sehingga roket pendorong ini juga dapat dimanfaatkan ulang. Sejauh ini, pendorong tingkat satu telah terbang kembali dan mendarat secara vertikal empat kali di pangkalan Angkatan Udara yang telah ditentukan; bahkan lebih banyak lagi pendaratan yang telah dilakukan di lokasi yang terletak di tengah samudra, semuanya adalah bagian dari upaya untuk menghemat waktu dan uang.

Perusahaan swasta SpaceX dan NASA sedang mendiskusikan peluang untuk peluncuran dengan menggunakan roket pendorong daur ulang pada misi peluncuran berikutnya.

Dragon untuk astronot

Koenigsmann menyampaikan pada para wartawan akan ada lebih banyak kapsul daur ulang yang digunakan untuk mengangkut kargo ke stasiun antariksa, masing-masing kemungkinan akan terbang tiga kali. Kapsul Dragon sedang dikembangkan sehingga memiliki kemampuan untuk mengangkut astronot ke stasiun antariksa paling cepat tahun depan; masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kapsul pengangkut astronot juga, akan didaur ulang, ujarnya.

Hari Rabu jadi penanda dirgahayu ke-5 peluncuran kapsul Dragon yang pertama yang mengunjungi stasiun antariksa. Secara keseluruhan ini akan menjadi kunjungan Dragon yang ke-12 dan ke-11 di bawah kontrak NASA. Dragon adalah satu-satunya wahana nirawak pengangkut pasokan logistik yang berhasil kembali ke bumi; kapsul yang lainnya dipenuhi dengan sampah dan terbakar saat kembali masuk ke atmosfir.

Dan berdasarkan hitungan Spacex, ini akan menjadi peluncuran ke-100 dari Komplek Peluncuran NASA 39-A yang bersejarah di Kennedy Space Center. Ini adalah lokasi yang sama dari mana manusia terbang menuju bulan dan pesawat ulang-alik membumbung tinggi hingga penerbangan terakhirnya di tahun 2011. SpaceX menyewa lokasi peluncuran dari NASA.

Prakiraan cuaca menunjukkan cuaca akan lumayan baik saat jadwal peluncuran jam 5:55 p.m. EDT.

Dua dari lima penghuni stasiun antariksa, sementara itu, dijadwalkan untuk kembali ke bumi hari Jum’at (2/6) lewat kapsul Soyuz milik Rusia. Seorang warga Rusia dan Perancis akan kembali ke bumi, sementara dua orang Amerika dan seorang Rusia akan tetap tinggal di orbit. [ww/dw]

XS
SM
MD
LG