Tautan-tautan Akses

AS

Trump Puji Ekonomi AS


Presiden Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia.

Presiden AS Donald Trump memuji pertumbuhan ekonomi AS hari Minggu (28/1), menyebutnya “lebih baik dibanding beberapa dasawarsa belakangan.” Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan menjadi tema pidato kenegaraan State of the Union hari Selasa mendatang.

“Bisnis-bisnis kembali lagi ke AS dibanding sebelumnya,” kata Trump lewat Twitter. “Pengangguran hampir mencapai tingkat terendah. Kita sudah pada jalur yang tepat!"

Dia mengatakan, "Chrysler, contohnya, meninggalkan Meksiko dan akan kembali ke AS," ujarnya melebih-lebihkan rencana perluasan Chrysler. Fiat Chrysler, pabrik mobil terbesar kedelapan di dunia mengatakan akan menginvestasi satu miliar dolar untuk merakit truk pickup Ram di negara bagian Michigan, menggeser produksi dari Meksiko, tapi tidak mengurangi lapangan kerja manufakturing di Meksiko.

Tingkat pengangguran AS stabil pada tingkat 4.1 persen dalam tiga bulan belakangan, angka terendah dalam 17 tahun. Ekonomi AS, yang terbesar di dunia, naik 2.3 persen tahun lalu, tahun pertama Trump menjabat, naik dari 1.5 persen pada tahun 2016.

Namun, ekonomi AS melamban dalam tiga bulan terakhir tahun 2017, hanya naik 2.6 persen, turun dari 3.2 persen pada periode Juli sampai September.

Ketika memuji kinerja ekonomi AS, Trump juga menyerang Jay-Z, setelah penyanyi rap itu mengkritisi Trump hari Sabtu karena mencela warga Haiti dan Afrika baru-baru ini. Trump diketahui ingin mencegah imigran dari negara-negara itu ke AS.

"Tolong beritahu Jay-Z bahwa karena kebijakan-kebijakan saya, tingkat pengangguran warga kulit hitam dilaporkan mencapai tingkat terendah sepanjang masa!" kata Trump. Tingkat pengangguran warga kulit hitam di AS turun ke 6.8 persen, masih lebih banyak dibandingkan warga kulit putih yang angkanya 3.7 persen.

Jay-Z mengatakan kepada CNN bahwa peningkatan ekonomi warga kulit hitam tidak sebanding dengan serangan Trump terhadap negara-negara mayoritas kulit hitam.

"Semua merasa marah, tapi setelah kemarahan, ada rasa sakit karena dia meremehkan satu populasi masyarakat. Dan dia tidak tahu, tempat-tempat itu punya orang-orang yang baik," kata Jay-Z, menambahkan, "Pada akhirnya ini bukan soal uang. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Perlakukan orang seperti manusia," katanya. [nm/al]

XS
SM
MD
LG