Tautan-tautan Akses

AS

Trump Bertemu Pimpinan Faksi Republik dan Demokrat di Gedung Putih


Pimpinan faksi Republik dan Demokrat di Kongres AS dari kiri: Steny Hoyer, Nancy Pelosi, Chuck Schumer, serta Dick Durbin (belakang) memberikan keterangan kepada media usai pertemuan dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih, Rabu (2/1).

Presiden AS Donald Trump Rabu siang mengundang pimpinan faksi Republik dan Demokrat di Kongres untuk datang ke Gedung Putih, guna mendapatkan “penjelasan tentang keamanan di perbatasan.” Akankah pertemuan ini mengakhiri penghentian sebagian operasi pemerintah Amerika yang sudah memasuki hari ke-12?

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders Selasa malam (1/1) mengatakan pejabat-pejabat Departemen Keamanan Dalam Negeri DHS akan memberi penjelasan tentang keamanan di perbatasan kepada petinggi-petinggi faksi Republik dan Demokrat di Kongres pada hari Rabu (2/1), hari terakhir dimana faksi Republik menguasai kedua majelis – DPR dan Senat – di Kongres.

Kongres akan memulai sidang pada tahun sidang 2019-2020 pada hari Kamis (3/1), di mana DPR akan dikuasai oleh Demokrat, bukan Republik. Kedua DPR yang diperkirakan akan dipimpin oleh Nancy Pelosi, telah berencana untuk melakukan pemungutan suara pada hari pertama ini untuk mengeluarkan RUU Anggaran yang akan mengakhiri penghentian sebagian operasi pemerintah Amerika, tetapi tetap tidak akan memberikan anggaran untuk pembangunan tembok sebagaimana yang diinginkan Presiden Trump.

Presiden Trump meminta anggaran sebesar lima miliar dolar untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan selatan Amerika-Meksiko. Ini merupakan anggaran awal yang dibutuhkan Trump untuk memenuhi janjinya pada masa kampanye karena biaya pembangunan tembok yang direncanakan mencapai 23 miliar dolar.

Faksi Demokrat bersikeras hanya akan memberikan 1,3 miliar dolar anggaran untuk langkah-langkah peningkatan keamanan di perbatasan, tetapi tidak untuk membangun tembok.

Sarah Huckabee Sanders mengatakan rencana faksi Demokrat itu adalah “usul yang tidak akan jalan” dan “gagal mengamankan perbatasan dan meletakkan kepentingan negara-negara lain di atas kepentingan warga negara kita sendiri.”

Sekitar 800.000 pegawai pemerintah telah dirumahkan, sementara 420.000 diantaranya diharuskan tetap bekerja tanpa digaji hingga perselisihan yang memicu penghentian sebagian operasi pemerintah ini selesai.

Pertemuan antara Presiden Trump dan pemimpin faksi Republik dan Demokrat pada jam 3 sore ini akan dilakukan di Situation Room Gedung Putih, yang biasanya digunakan untuk pertemuan tingkat tinggi di bidang keamanan, seperti rencana militer.

Pemimpin mayoritas Senat dari faksi Republik Mitch McConnell diperkirakan akan menghadiri pertemuan itu, tetapi belum jelas siapa pemimpin faksi Demokrat yang akan hadir. Juga belum jelas apakah kedua pihak akan menggunakan pertemuan ini sebagai wahana untuk merundingkan rencana memulai kembali operasi pemerintah secara penuh.

Jika bakal pemimpin mayoritas DPR dari faksi Demokrat Nancy Pelosi dan pemimpin minoritas Senat dari faksi Demokrat Chuck Schumer datang ke pertemuan itu maka hal ini merupakan yang pertama kalinya setelah pertemuan 11 Desember dimana Pelosi dan Schummer terlibat silang kata dengan Presiden Trump. Ketika itu Trump mengatakan kepada keduanya bahwa “ia bangga dapat menghentikan sebagian operasi pemerintah demi tercapainya keamanan di perbatasan.” Tetapi setelah sebagian operasi pemerintah dihentikan, Trump menyalahkan Partai Demokrat. (em)

XS
SM
MD
LG