Tautan-tautan Akses

Trudeau akan Bertemu Trump di Washington

  • Associated Press

Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Justin Trudeau mempunyai pandangan politik yang berseberangan (foto: ilustrasi).

Pertemuan tatap muka pertama antara Perdana Menteri Justin Trudeau dan Presiden Amerika Donald Trump bisa menjadi pertemuan paling penting bagi Kanada dalam puluhan tahun.

PM Trudeau akan berkunjung ke Gedung Putih hari Senin (13/2), sementara banyak warga Kanada khawatir Trump akan memberlakukan langkah-langkah proteksionis yang bisa merugikan perekonomian mereka dan khawatir presiden baru Trump bisa agresif seperti saat ia berhadapan dengan para pemimpin Meksiko dan Australia.

Trudeau dan Trump punya pandangan sangat berbeda. Trudeau berpandangan liberal dan mengutamakan perdagangan global. Kanada telah menyambut dengan tangan terbuka 40.000 pengungsi Suriah untuk menetap di sana.

Sementara, Presiden Trump adalah seorang proteksionis dan tindakannya untuk membatasi masuknya pengungsi dan imigran diduga akan menjadi bahan pembicaraan pada Senin.

Trudeau diduga akan menekankan kepentingan ekonomi bersama kedua negara mereka.

"Kami akan berbicara tentang segala macam hal yang perlu diselaraskan, seperti lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi, peluang kemajuan bagi golongan kelas menengah - fakta bahwa jutaan lapangan pekerjaan yang baik di kedua sisi perbatasan kami bergantung pada kelancaran arus barang dan layanan di seluruh perbatasan itu," kata Trudeau.

Setelah Trump menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan masuknya pendatang dari tujuh negara mayoritas Muslim, Trudeau mengirim pesan Twitter bahwa Kanada menyambut pengungsi yang melarikan diri dari penganiayaan, terorisme dan perang.

Trudeau mengatakan, "Kebhinekaan merupakan kekuatan kita (Kanada)."

Hubungan dengan Amerika sangat penting bagi Kanada karena lebih dari 75 persen ekspor barang Kanada dan 98 persen ekspor minyak Kanada disalurkan ke Amerika . Sekitar 18 persen ekspor Amerika pergi ke Kanada. Tidak ada indikasi bahwa Trump memandang Kanada sebagai masalah atau lawan ekonomi, tetapi sikap Trump tidak bisa diduga sebelumnya, kata Roland Paris, mantan pejabat urusan luar negeri Kanada.

Hingga kini Kanada belum disinggung dalam pesan-pesan twitter Trump, tetapi kekhawatiran tetap ada akibat perilaku Trump yang tidak menentu itu.

Robert Bothwell, seorang profesor di Universitas Toronto mengatakan "kebanyakan presiden Amerika selalu berkepala dingin” .

"Anda harus menelusuri kembali riwayat raja-raja Abad Pertengahan atau Kaisar-Kaisar Romawi. Bagaimana sikap Nero seandainya dia hidup sekarang? Apa dia akan menuntut macam-macam? Apa yang akan diputuskan Kaisar?" ujar Bothwell.

"Kita kini berada di masa seperti kekaisaran Romawi layaknya dan kita belum pernah menghadapi situasi seperti ini,” imbuhnya. [sp/jm]

XS
SM
MD
LG