Tautan-tautan Akses

Ratusan WNI di Kapal Pesiar Westerdam Bebas Virus Korona


Sebagian penumpang kapall pesiar MS Westerdam meluapkan kegembiraan mereka saat diperbolehkan merapat di pelabuhan Sihanoukville,Kamboja, 14 Februari 2020. (Foto: dok).

Ratusan WNI yang bekerja sebagai awak kapal pesiar "Westerdam" dinyatakan tidak tertular virus korona. Beberapa di antara mereka akan pulang ke Indonesia. Sementara itu, tiga WNI yang bekerja sebagai awak di kapal pesiar "Diamond Princess" dinyatakan positif terjangkit virus korona.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memastikan sebanyak 362 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kapal Pesiar "MV Westerdam" dinyatakan tidak terkena virus korona. Kapal yang berasal dari Amerika Serikat tersebut, saat ini sedang berlabuh di Kamboja.

“WNI kita yang ada di Kapal 'Westerdam' yang saat ini berlabuh di Kamboja. WNI awak kapal yang terbesar, jumlahnya 362. Nah dari 362 ini, pada saat mereka berlabuh, mereka dalam kondisi sehat,” ujar Retno saat ditemui usai Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (17/2).

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut sebanyak 60 orang awak kapal itu kontraknya sudah selesai. Namun, ada sebagian dari mereka, kata Retno ingin memperpanjang kontraknya, sehingga total WNI yang akan pulang adalah sebanyak 27 orang.

“Dan mereka juga begitu tiba sudah dilakukan pengecekan semua oleh tim Kementerian Kesehatan. Diberikan juga health alert card dan sejauh ini mereka ada dalam kondisi sehat. Nah, menurut informasi kapal tersebut, kapal itu akan sandar sampai 27 Februari. Itu adalah informasi per detik ini,” jelas Retno.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri, Selasa (18/2), mengukuhkan, tiga WNI yang bekerja sebagai awak di kapal pesiar "Diamond Princess" dinyatakan positif terjangkit virus korona.

Juru bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah, kepada VOA, ketiga WNI tersebut kini harus dirawat di rumah sakit di kota Chiba. Pemerintah Indonesia, menurutnya, masih berkoordinasi dengan pemerintah Jepang untuk tindakan selanjutnya.

Faizasyah, menambahkan 75 kru kapal asal Indonesia lainnya masih berada di dalam kapal yang sedang dikarantina. Sebelumnya, diberitakan 78 WNI yang bekerja di kapal tersebut negatif korona.

Cegah Virus Korona, 109 orang Ditolak Masuk ke Indonesia

Sementara itu, Ditjen Imigrasi, menolak 109 orang asing masuk ke Indonesia.Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Kemenkum HAM Bambang Widodo mengatakan orang-orang tersebut sempat melakukan perjalanan ke daratan China.

“Yang ditolak ada 109 orang. Kenapa ditolak? Karena berdasarkan catatan paspor mereka pernah tinggal 14 hari di mainland (daratan utama China- red),” ujarnya saat ditemui di gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Pemerintah juga menolak permohonan visa kunjungan ke Indonesia untuk 36 WNA lainnya. Mereka yang ditolak terdiri dari tujuh orang Rusia, satu orang Rumania, empat orang Brazil, satu orang China tiga orang Armenia, satu orang Selandia Baru, dua orang Ukraina, tiga orang Inggris, dua orang Maroko, enam orang Kazakhstan, dua orang Amerika Serikat, satu orang Ghana, satu orang Australia, satu orang Kanada dan satu orang Maladewa. Mereka ditolak karena mempunyai riwayat perjalanan pernah mengunjungi China dalam kurun waktu 14 hari terakhir. “Itu (mereka) semua baru dari China,” ujar Bambang. [gi/ab, es]

Recommended

XS
SM
MD
LG