Tautan-tautan Akses

Penjualan Kuartal Keempat Tak Capai Target, Tesla Turunkan Harga


Mobil listrik Tesla 'Model 3' dipajang di showroom pusat perbelanjaan Cherry Creek di Denver, Colorado (foto: ilustrasi).

Saham produsen mobil listrik dan panel tenaga surya Tesla Inc. anjlok hari Rabu (2/1) setelah perusahaan itu menurunkan harga mobil buatannya hingga $2.000 (sekitar Rp 28,8 juta), dan mengumumkan bahwa angka penjualannya pada kuartal keempat jauh di bawah perkiraan Wall Street.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis sebelum pasar dibuka hari Rabu, Tesla mengatakan telah menjual lebih dari 245.000 mobil dan SUV elektrik tahun 2018 lalu, hampir sebanyak gabungan tahun-tahun sebelumnya.

Tetapi Tesla juga menambahkan bahwa pihaknya akan menurunkan harga tiga model mobil buatannya hingga dua ribu dollar untuk membantu para pelanggan mengatasi dampak penghapusan kredit pajak kendaraan listrik yang mulai diberlakukan pemerintah federal. Kredit pajak kendaraan listrik yang selama ini diberikan kepada pelanggan Tesla, mulai 1 Januari 2019 diturunkan dari 7.500 dolar menjadi 3.750 dolar saja. Kredit pajak ini akan terus diturunkan secara bertahap tahun ini.

Penjualan perusahaan untuk satu tahun penuh sesuai perkiraan Wall Street, tetapi kwartal keempat tidak mencapai target. Tesla mengatakan penjualan pada periode Oktober hingga Desember mencapai 90.700 kendaraan. Namun para analis yang disurvei penyedia data FactSet memperkirakan jumlahnya mencapai 92.000.

Tesla mengatakan puncak penjualan pada tahun 2018 terjadi pada kwartal ketiga.

Saham Tesla anjlok 7,2% pada perdagangan tengah hari menjadi 308,94 dolar per lembar saham. Pada tahun 2018 lalu, saham Tesla berkisar antara 244,59 dolar hingga 387,46 dolar per lembar saham. [em]

Recommended

XS
SM
MD
LG