Tautan-tautan Akses

Pemimpin Hong Kong Terbuka untuk Dialog, Berjanji akan Basmi Kekerasan


Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, dalam konferensi pers di Hong Kong, Selasa, 27 Agustus 2019.
Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, dalam konferensi pers di Hong Kong, Selasa, 27 Agustus 2019.

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, Selasa (27/8) mengatakan bahwa ia terbuka untuk berdialog dengan para pemrotes, tetapi pemerintah tidak akan mentolerir kekerasan.

“Jika kekerasan berlanjut, satu-satunya hal yang harus kita lakukan adalah memberantas kekerasan itu melalui tindakan penegakan hukum,” kata Lam.

Dia mengatakan tidak pantas bagi pemerintah untuk menerima tuntutan para pemrotes yang melakukan kekerasan dan pelecehan.

“Kami ingin mengakhiri situasi kacau di Hong Kong melalui penegakan hukum,” kata Lam. “Pada waktu bersamaan, kami tidak akan menyerah dalam membangun wadah untuk dialog.”

Lam telah melontarkan beberapa komentar secara publik dalam beberapa bulan selagi berlangsung demonstrasi yang dimulai dengan seruan untuk menghentikan RUU ekstradisi dan kemudian diperluas dengan tuntutan untuk memasukkan demokrasi penuh.

Para pengunjuk rasa berencana melanjutkan demonstrasi, yang emrupakan ancaman terbesar bagi perdamaian di pusat keuangan Asia itu, sejak Inggris menyerahkan kendali Hong Kong ke China pada tahun 1997. Para demonstran mengatakan mereka berunjuk rasa untuk menentang apa yang mereka pandang sebagai erosi hak-hak di bawah pemerintahan “satu negara, dua sistem” di mana Beijing mengambil kendali atas wilayah tersebut. [lt/ab]

Recommended

XS
SM
MD
LG