Tautan-tautan Akses

AS

Pemecatan Menlu Tillerson Picu Reaksi Keras dari Anggota Kongres AS


Menlu AS yang baru dipecat, Rex Tillerson (kiri) dan penggantinya, Direktur CIA Mike Pompeo.

Pemecatan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson hari Selasa (13/3) memicu reaksi keras dari Kongres, terutama dari para anggota faksi Demokrat.

Berita pemecatan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan pencalonan Direktur CIA Mike Pompeo untuk menggantikannya meluas di Kongres laksana kebakaran hutan.

Anggota faksi Demokrat Claire McCaskill mengatakan, “Saya kira sangat disayangkan kita mengalami begitu banyak kekacauan terkait kebijakan luar negeri. Tidak ada konsistensi, tidak ada satu suara.’’

Senator AS dari faksi Republik, Mike Rounds
Senator AS dari faksi Republik, Mike Rounds

Hal senada disampaikan anggota faksi Republik Mike Rounds.

“Saya sangat kecewa, saya pikir Tillerson telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Akan sangat menarik melihat kemana arah pemerintahan nanti,” tukasnya.

Demikian pula mitranya dari faksi Demokrat, Senator Robert Menendez.

“Bagi saya ini adalah saat yang sangat sulit bagi diplomasi Amerika, dengan segala kekacauan ini.”

Senator faksi Demokrat Tim Kaine mengatakan kepada VOA, ketika menjadi anggota Kongres, Mike Pompeo cenderung menyetujui solusi militer dibanding solusi diplomatik, sehingga cukup aneh ketika ia dipilih menjadi diplomat tertinggi di Amerika.

Namun, anggota senior faksi Republik John Cornyn tidak sepakat dengan hal itu.

“Saya menyesal melihat Rex Tillerson dipecat tetapi Mike Pompeo adalah pilihan yang tepat untuk menggantikannya,” ujarnya.

Sejumlah pertanyaan masih membayangi keputusan Trump itu, antara lain apakah menteri luar negeri dapat secara efektif menjalankan tugasnya di bawah Presiden Trump.

Menendez menambahkan, " Kalau ada menteri luar negeri yang mengatakan suatu hal di panggung dunia, namun kemudian sama sekali diremehkan oleh presiden, yang terjadi adalah instabilitas di dunia.”

Tetapi penyelesaian diplomatik dengan Korea Utara telah membuat sebagian senator, apapun gaya pemerintahan yang dilakukan Trump, mengatakan, ada hasilnya.

“Semua pemerintahan memiliki gaya manajemen berbeda. Presiden ini jelas memiliki gaya manajemen berbeda dibanding presiden-presiden lain pada masa lalu,” tambah Mike Rounds.

Baca juga: Presiden Trump Pecat Menlu AS Tillerson

Tahun lalu Presiden Donald Trump secara tiba-tiba memecat Direktur FBI James Comey. Kini giliran Tillerson.

“Saya kira tidak baik bagi Trump karena tidak memberitahu Tillerson sebelumnya. Di kampung halaman saya, itu dianggap sebagai tindakan yang tidak beradab,” kata MacCaskill.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Bob Corker dari faksi Republik mengatakan kepada wartawan, komitenya akan mempertimbangkan nominasi Pompeo sesegera mungkin. [em/ii]

XS
SM
MD
LG