Tautan-tautan Akses

Masyarakat Diajak Bantu Atasi Dampak Pembatasan Sosial Akibat Corona


Relawan Alit dan warga setempat mengerjakan pembuatan masker kain untuk disumbangkan ke berbagai daerah yang membutuhkan (VOA/Petrus Riski).

Gerakan peduli sesama menghadapi dampak ekonomi akibat corona terus bergulir di tengah masyarakat. Sejumlah relawan dan kelompok masyarakat Jawa Timur membagikan masker, penyanitasi tangan, sabun cair, hingga alat pelindung pekerja medis, untuk mencegah penularan virus corona.

Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Jatim for Indonesia (JFI) menginisiasi gerakan pembagian 1.500 liter atau sekitar 27.000 botol penyanitasi tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat miskin di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu juga ada 100 liter sabun cuci tangan, 1.000 gentong wadah air cuci tangan, serta 5.000 lebih masker kain. Ini bertujun untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan dan tubuh.

Sejumlah warga masyarakat diberdayakan untuk memproduksi masker, pengisian dan pengepakan penyanitasi tangan, serta produksi sabun cair oleh industri rumah tangga yang terdampak corona.

Humas Jatim for Indonesia (JFI), Lisa Febriyanti, mengajak semua elemen masyarakat melakukan aksi konkrit membantu ketahanan ekonomi masyarakat, yang terdampak secara ekonomi maupun kesehatan akibat corona.

Penyanitasi tangah untuk mencegah penularan corona siap didistribusikan (VOA/Petrus Riski).
Penyanitasi tangah untuk mencegah penularan corona siap didistribusikan (VOA/Petrus Riski).

“Mulai sekarang kita sama-sama sudah harus memikirkan bagaimana ketahanan ekonomi masyarakat, terutama masyarakat yang masih hidup di bawah standard hidup, dan mereka yang bekerjanya pendapatan harian. Bagaimana bisa mereka bekerja apabila ada situasi pembatasan sosial yang seperti ini,” ujar Lisa Febriyanti.

Lisa mengatakan ada sejumlah daerah di empat provinsi yang menerima bantuan dari Jatim for Indonesia. Termasuk masyarakat Flores di Nusa Tenggara Timur, yang belum tersentuh bantuan yang berkaitan dengan sarana kesehatan masyarakat.

“Mereka belum, belum pernah kita kirim, jadi yang akan kita kirim untuk NTT, Flores terutama itu masih hand sanitizer, kemudian masker kita coba kejar (target produksi), kan kita juga produksi brosur untuk edukasi di sana, terus kemudian face shield (pelindung wajah),” imbuh Lisa.

Relawan "Jatim for Indonesia" mengemas sejumlah bantuan untuk warga terdmpak corona di berbagai daerah (VOA/Petrus Riski).
Relawan "Jatim for Indonesia" mengemas sejumlah bantuan untuk warga terdmpak corona di berbagai daerah (VOA/Petrus Riski).

Yayasan Arek Lintang juga terlibat dalam aksi ini, dengan menggalang dana, relawan, serta tenaga untuk membagikan bantuan ke berbagai daerah yang membutuhkan. Relawan Yayasan Arek Lintang (Alit), Rilna Parera, berharap bantuan yang diberikan pemerintah maupun berbagai pihak yang tergerak, dapat tersalurkan merata terutama di lokasi yang sulit dijangkau.

“Ini (bantuan) dari berbagai kalangan ya. Kita berharap semoga penangana Covid-19 itu bisa merata kepada semua warga yang kurang mampu,” kata Rilna Parera.

Lisa menambahkan, kedepan perlu dipikirkan untuk memberdayakan masyarakat yang tidak dapat bekerja akibat pembatasan sosial, serta penurunan penghasilan para pekerja harian lepas. Pemberdayaan masyarakat ekonomi bawah melalui pemberian pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah, akan sangat membantu ketahanan masyarakat menghadapi pandemi corona yang belum pasti berakhirnya. [pr/em]

Masyarakat Diajak Bantu Atasi Dampak Pembatasan Sosial Akibat Corona
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:08 0:00


Recommended

XS
SM
MD
LG