Tautan-tautan Akses

Mantan Presiden Peru, Kuczynski, Ditahan di Markas Polisi Lima


Mantan Presiden Peru, Pedro Pablo Kuczynski, melambaikan tangan saat meninggalkan fasilitas medis kejaksaan, Lima, Peru, 10 April 2019 (foto: Vidal Tarqui/Andina News Agency via AP)

Seorang hakim Peru pada hari Rabu memerintahkan penahanan 10 hari terhadap mantan Presiden Pedro Pablo Kuczynksi sebagai bagian dari penyelidikan pencucian uang pada pekerjaan konsultasinya untuk perusahaan yang sedang berada di pusat skandal korupsi terbesar di Amerika Latin.

Agen khusus polisi berkumpul di luar rumah neo-kolonial Kuczynski di Lima dan kemudian membawa pergi mantan bankir Wall Street itu dengan kendaraan SUV putih.

Ia dibawa ke kantor kejaksaan, di mana ia diharapkan diperiksa oleh seorang dokter sebelum ditahan. "Ini adalah momen yang sangat sulit bagi saya," tulis Kuczynski di Twitter. "Tapi saya akan menghadapinya dengan ketabahan seseorang yang hanya memimpikan negara yang lebih baik."

Mantan kepala negara yang berusia 80 tahun itu, tahun lalu mengundurkan diri setelah anggota parlemen oposisi yang hendak memakzulkannya mengungkapkan bahwa perusahaan konsultan pribadinya telah menerima sekitar 782.000 dolar AS dalam pembayaran yang sebelumnya dirahasiakan dari raksasa konstruksi Brasil, Odebrecht lebih dari satu dekade lalu.

Jaksa Penuntut Jose Domingo Perez, yang upaya gigih anti-korupsinya mendorong warga Peru yang terbiasa menyaksikan para pemimpin mereka tidak dihukum karena melakukan kejahatan keuangan, mengatakan beberapa pembayaran itu dilakukan ketika Kuczynski menjabat sebagai menteri kabinet dan mengawasi pembangunan jalan raya Odebrecht yang menghubungkan Peru dengan Brasil. [my]

Recommended

XS
SM
MD
LG