Tautan-tautan Akses

Mantan PM Pakistan Tinggalkan Sidang Peradilan Tanpa Dakwaan


Konvoi kendaraan yang membawa mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, tiba di sebuah pengadilan di Islamabad, Pakistan, Senin, 2 Oktober 2017.

Mantan perdana menteri Pakistan Nawaz Sharif meninggalkan sidang pengadilan anti-korupsi, Senin (2/10) tanpa dakwaan setelah anak-anaknya, yang juga tersangka dalam kasus itu, gagal hadir.

Pengadilan memerintahkan Sharif, dua putranya, putrinya, dan seorang menantunya, hadir di pengadilan tanggal 9 Oktober untuk menghadapi tuduhan korupsi.

Anak-anaknya sekarang berada di London bersama isteri Sharif, Kulsoom Nawaz yang sedang menjalani perawatan kanker tenggorokan.

Bulan lalu, isteri Sharif memenangkan bekas kursi parlemennya yang lowong dalam pemilihan khusus. Kemenangannya sudah diperkirakan sebelumnya, karena partai pimpinan Nawaz, Liga Muslim Pakistan mendominasi di daerah pemilihan Lahore tengah. Mantan perdana menteri itu sudah menduduki kursi itu sejak pertengahan tahun 1980-an, ketika pertama kali memasuki politik nasional.

Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif (Foto: dok).
Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif (Foto: dok).

Sebelumnya tahun ini, Mahkamah Tinggi Pakistan memerintahkan Nawaz Sharif turun dari jabatan karena ia tidak melaporkan penghasilan bulanan yang ia terima dari perusahaan di luar negeri milik putranya. Mantan perdana menteri itu telah membantah bahwa ia menerima penghasilan apapun atau mengetahui apapun tentang pembayaran, yang pertama kali ditemukan ketika ia terpilih perdana menteri untuk ketiga kalinya tahun 2013.

Masa jabatan pertama Sharif sebagai perdana menteri Pakistan, pada awal tahun 1990-an, juga berakhir dengan mendadak ketika ia diberhentikan oleh dekrit presiden setelah dituduh korupsi. Kembali memegang jabatan beberapa tahun kemudian, ia dilengserkan oleh kudeta militer tahun 1999 dan pergi ke Arab Saudi bersama anggota lain keluarganya. [gp]

XS
SM
MD
LG