Tautan-tautan Akses

AS

48 Mantan Dubes AS untuk Afrika Nyatakan Prihatin Pernyataan Vulgar Trump


Presiden AS Donald Trump berbicara di Gedung Putih (foto: dok).

Empat puluh delapan mantan duta besar Amerika untuk negara-negara Afrika telah mengirim sepucuk surat ke Gedung Putih, menyatakan keprihatinan mendalam atas komentar dalam bahasa vulgar yang kabarnya dilontarkan Presiden Donald Trump, untuk menyebut negara-negara Afrika sebagai negara-negara yang kotor dan miskin.

“Sebagai mantan duta besar Amerika ke 48 negara Afrika, kami menulis untuk menyatakan keprihatinan mendalam terkait laporan mengenai pernyataan Anda baru-baru ini mengenai negara-negara Afrika dan untuk menegaskan pentingnya kemitraan kita dengan sebagian besar dari 54 negara Afrika,” sebut surat itu.

“Sebagai duta besar Amerika di luar negeri kami telah melihat budaya Amerika yang kaya dan pelik, keuletan yang inspiratif, serta kemurahan hati dan welas asih yang mengagumkan,” tandas pernyataan itu.

Surat itu juga memuji para wiraswastawan, seniman, aktivis, aktivis lingkungan hidup dan pendidik dari benua tersebut, sambil menegaskan pentingnya memelihara hubungan antara Amerika Serikat dan 54 negara Afrika.

“Kami berharap Anda menilai kembali pandangan mengenai Afrika dan rakyatnya, dan mengakui kontribusi penting yang telah dan akan terus diberikan rakyat Afrika dan warga Amerika keturunan Afrika untuk negara kita, sejarah kita, dan ikatan lama yang akan selalu menghubungkan Afrika dan Amerika Serikat,” demikian isi surat tersebut.

Dalam pertemuan mengenai imigrasi di Oval Office Kamis (11/1) lalu, Trump kabarnya menyebut imigran dari Haiti, El Salvador dan Afrika adalah orang-orang yang berasal dari negara-negara yang kotor dan miskin. [uh]

XS
SM
MD
LG