Tautan-tautan Akses

Syrian Observatory for Human Rights mengatakan ISIS telah mengeksekusi 33 orang pekan ini, pembantaian massal pertama yang dilangsungkan kelompok militan itu tahun ini.

Kelompok HAM yang berbasis di Inggris itu mengatakan pembunuhan itu dilangsungkan di Deir Ezzor, kawasan pinggiran di timur negara itu, Rabu pagi (5/4).

Kelompok itu mengatakan, sejumlah aktivisnya menyaksikan sendiri eksekusi tersebut, namun tidak tahu pasti apakah mereka yang dibunuh adalah tentara atau para pejuang yang terlibat dalam perang saudara yang telah berlangsung enam tahun di negara itu, atau warga sipil yang ditangkap ISIS dan kemudian dihukum mati.

Syrian Observatory for Human Rights mengatakan ini merupakan eksekusi massal terbesar yang dilakukan ISIS sejak melangsungkan aksi serupa tahun lalu. Antara September dan Oktober 2016, kelompok militan itu melakukan dua kali eksekusi masal, masing-masing jumlah korbannya sekitar 15 orang. [ab/lt]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG