Tautan-tautan Akses

AS

Kandidat Menhan AS, Kepala CIA Serukan Respon Keras Atas Rusia


Jenderal purnawirawan Korps Marinir AS, James Mattis, bersaksi dalam sidang dengar pendapat pencalonannya menjadi menteri pertahanan di Kongres, Washington (12/1). (Reuters/Jonathan Ernst)

Rusia dianggap sebagai ancaman utama, dan Amerika Serikat tidak memperoleh banyak keberhasilan dalam upaya mendekati negara itu.

Pilihan Presiden AS terpilih Donald Trump untuk memimpin Departemen Pertahanan dan badan intelijen pusat CIA menyerukan pendekatan lebih keras terhadap Rusia, meskipun kebijakan Trump terhadap negara itu lebih lunak.

Dalam sidang dengar pendapat di Kongres Rabu (12/1), calon menhan Jenderal purnawirawan James Mattis mengatakan, Rusia adalah ancaman utama, dan Amerika Serikat tidak memperoleh banyak keberhasilan dalam upaya mendekati negara itu.

“Semakin sedikit bidang-bidang dimana kita bisa melibatkan kerjasama dan semakin banyak bidang dimana kita harus mengkonfrontasi Rusia,” kata Mattis.

Jenderal purnawirawan ini pernah berdinas sebagai panglima Komando Sentral Amerika dan juga Panglima NATO.

Mattis menggambarkan tatanan dunia berada di bawah serangan terbesar sejak Perang Dunia II akibat tindakan agresif Rusia, kelompok teroris, dan tindakan China di Laut China Selatan.

Anggota Kongres Mike Pompeo, kandidat Trump untuk memimpin CIA, mengatakan, campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 merupakan “tindak angresif yang diprakarsai pemimpin senior di Rusia,” dan dia menyerukan sebuah “respon Amerika yang tegas.”

Pernyataan Pompeo di hadapan Komite Intelijen Senat muncul di tengah konfrontasi tegang antara Trump dan masyarakat intelijen seputar peretasan komputer oleh Rusia selama pemilihan.

Trump sering mengkritik masyarakat intelijen Amerika, dan berspekulasi bahwa badan-badan intelijen itu bertanggung jawab atas pembocoran tuduhan yang tidak dikonfirmasi tentang hubungannya dengan Rusia. Tetapi Pompeo mengatakan kepada para anggota Kongres dia tidak meragukan kesimpulan masyarakat intelijen bahwa Rusia bertanggung jawab atas serangan di dunia maya itu. [jm]

XS
SM
MD
LG