Tautan-tautan Akses

AS

Sumber Intelijen AS Tidak Bocorkan Tuduhan Rusia ke Media


Direktur Intelijen Nasional Amerika James Clapper memberikan kesaksian di Gedung Capitol, Selasa, 10 Januari 2017. (AP Photo/Cliff Owen)

Direktur Intelijen Nasional Amerika James Clapper, mengatakan kalangan intelijen belum mengambil keputusan mengenai apakah informasi itu dapat dipercaya, dan menekankan bahwa ia tidak yakin dokumen tersebut dibocorkan media oleh sumber-sumber intelijen.

Direktur Intelijen Nasional Amerika James Clapper, Rabu (11/1) mengatakan ia memberitahu presiden terpilih Donald Trump bahwa kalangan intelijen tidak membuat dokumen yang mengetengahkan klaim Rusia mengumpulkan informasi yang akan merugikan Trump.

CNN, yang pertama kali melaporkan tentang tuduhan yang belum dibuktikan kebenarannya itu hari Selasa (10/1), tidak memberikan rincian mengenai informasi yang merugikan tersebut. Tetapi situs media digital BuzzFeed memuat apa yang disebutnya dokumen lengkap yang menuduh pemerintah Rusia telah “menyiapkan, mendukung dan membantu Trump” selama bertahun-tahun.

Dalam pernyataannya, Clapper mengatakan kalangan intelijen belum mengambil keputusan mengenai apakah informasi itu dapat dipercaya, dan bahwa ia menekankan kepada Trump bahwa ia tidak yakin dokumen tersebut dibocorkan media oleh sumber-sumber intelijen.

Clapper mengatakan salah satu kewajibannya adalah memastikan para pembuat kebijakan memiliki gambaran paling lengkap mengenai masalah-masalah yang mungkin mempengaruhi keamanan nasional.

Trump diberi ringkasan dua halaman mengenai informasi yang belum dibuktikan kebenarannya itu Jumat lalu, pada saat ia juga menerima briefing mengenai tuduhan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika. Presiden Barack Obama menerima informasi serupa dalam briefing hari Kamis.

Trump dengan marah menolak klaim mengenai Rusia itu dalam konferensi pers pertamanya sebagai presiden terpilih, hari Rabu. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG