Tautan-tautan Akses

AS

Janji Pembahasan RUU Imigrasi Buka Kembali Pemerintahan AS


Senator Chuck Schumer, ketua fraksi minoritas Demokrat di Senat AS (foto: dok).

Penghentian sebagian kegiatan pemerintah Amerika berakhir hari Senin (22/1) dengan Fraksi Demokrat di Senat memberikan suara yang cukup untuk menyediakan anggaran Federal untuk beberapa minggu ke depan dengan imbalan janji dari pimpinan Fraksi Republik akan melakukan pemungutan suara mengenai RUU Imigrasi paling lambat tanggal 8 Februari.

Penghentian sebagian kegiatan pemerintah kali ini paling singkat. Di seluruh Washington, beberapa lokasi dan kantor-kantor penting ditutup pada hari kerja pertama setelah anggaran pemerintah berakhir Jumat tengah malam.

Tapi anggota legislatif tetap berada di Washington dan terus berusaha sampai akhir pekan dan pada akhirnya menghasilkan terobosan.

Senator Mitch McConnell ketua fraksi mayoritas Republik di Senat mengatakan, "Selama pemerintah tetap buka, saya berniat untuk membahas RUU di Senat yang akan mengatasi soal DACA, keamanan perbatasan, dan isu-isu terkait. Dan akan menjadi pilihan kuat saya bagi Senat untuk mempertimbangkan sebuah proposal yang bisa ditandatangani menjadi undang-undang."

Nasib penerima DACA - lebih dari 800.000 anak muda ilegal yang dibawa ke Amerika ketika masih anak-anak menjadi tuntutan utama Fraksi Demokrat di Kongres.

Senator Chuck Schumer ketua fraksi minoritas Demokrat di Senat mengatakan, "Fraksi Republik yang mayoritas sekarang punya waktu 17 hari untuk mencegah para penerima DACA dideportasi."

Batas waktu anggaran tadi yang hanya sampai 8 Februari menyiapkan ajang perdebatan yang lebih besar dan sengit lagi antara kedua Fraksi, karena kedua belah pihak melihat kembali apa yang mereka pelajari dari penghentian kegiatan pemerintah ini.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, "Kami senang menyaksikan Senator Schumer menerima kesepakatan yang ditawarkan Presiden Trump sejak awal. Kami akan membuat kesepakatan imigrasi jangka panjang jika- dan hanya jika - bagus bagi negara kita. "

Namun, bahkan anggota partai presiden sendiri bertanya-tanya apa maksud Gedung Putih dengan kesepakatan yang baik.

Senator Lindsey Graham dari Partai Republik mengatakan, "Kita tahu presiden selalu berubah fikiran. Saya kira ia baik mengenai hal ini. Saya kira ia tahu apa yang akan berhasil. Perkiraan saya begitu kita mulai membahas mengenai imigrasi dan melakukan pemungutan suara mengenai imigrasi, kita akan mendapat 60 suara untuk memastikan hidup penerima DACA tidak hancur. "

Kesepakatan apa pun yang dirundingkan di Senat, akan menghadapi jalan yang lebih berat untuk lolos di DPR, dengan mayoritas Fraksi Republik, yang bisa kembali menyebabkan penutupan kegiatan pemerintah. [my/al]

XS
SM
MD
LG