Tautan-tautan Akses

AS

Imigran Bangladesh Dihukum atas Serangan Kereta Bawah Tanah New York


Seorang polisi berjaga di Terminal Bus Port Authority menyusul ledakan di Kota New York, 11 Desember 2017.

Panel juri federal di Manhattan pada Selasa (6/11) menyatakan seorang imigran dari Bangladesh bersalah melakukan terorisme dan meledakkan sebuah bom pipa di kereta bawah tanah New York tahun lalu.

Akayed Ullah, yang berusia 28 tahun, terancam hukuman penjara seumur hidup.

Ledakan pada 11 Desember 2017 mencederai tiga orang, dan menimbulkan kepanikan ketika asap memenuhi terowongan pejalan kaki antara dua stasiun bawah tanah paling sibuk di New York.

Pembela Ullah mengatakan, Ullah bermaksud bunuh diri dan tidak bermaksud membunuh orang lain.

Tetapi penuntut menyebutnya sebagai seorang pelaku tunggal serangan yang berkepala dingin dan penuh perhitungan serta melakukan tindak terorisnya untuk ISIS. [jm]

XS
SM
MD
LG