Tautan-tautan Akses

AS

Tersangka Pelaku Ledakan Dekat Terminal Bus New York Ditahan


Polisi mengamankan lokasi setelah ledakan dekat terminal bus Port Authority, tak jauh dari Times Square di Manhattan, New York hari Senin (11/12).

Polisi New York mengatakan, seorang tersangka ditangkap sehubungan ledakan di dekat Terminal Bus Otoritas Pelabuhan, Senin, yang oleh Walikota Bill de Blasio digambarkan sebagai "upaya serangan teroris".

Komisaris Polisi New York, James O'Neill mengidentifikasi tersangka sebagai Akayed Ullah, usia 27 tahun dan mengatakan, ia memiliki "bom rakitan sederhana yang dipasangkan ke tubuhnya".

Ullah menderita luka bakar dan luka di tubuhnya setelah "dengan sengaja" meledakkan perangkat itu, yang dikukuhkan sebagai bom pipa, O'Neill mengatakan kepada wartawan, ketika berbicara bersama walikota Bill Blasio dan Gubernur New York, Andrew Cuomo Senin pagi.

Departemen Pemadam Kebakaran New York mengukuhkan tiga korban luka lainnya, yang semuanya tidak mengancam jiwa.

Jalur kereta bawah tanah diharapkan beroperasi kembali ke jadwal normal pada jam sibuk Senin malam, setelah kereta dikosongkan dan tidak berhenti di stasiun pemberhentian nomor 42, yang berada di jantung Manhattan Times Square dan merupakan tujuan populer bagi wisatawan.

"Saya ingatkan, kehidupan warga New York terkait erat dengan aktivitas kereta bawah tanah dan ketika mendengar bahwa ada serangan di kereta bawah tanah, hal ini sangat mengkhawatirkan. Puji Tuhan, pelaku tidak berhasil memenuhi sasarannya," kata de Blasio.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders mengatakan dalam cuitannya, Presiden Donald Trump telah diberitahu mengenai situasi tersebut.

Departemen Keamanan Dalam Negeri "bekerja sama secara erat dengan badan-badan federal, negara bagian dan lokal serta pemimpin masyarakat setempat karena penyelidikan atas masalah ini terus berlanjut," ujarnya. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG