Tautan-tautan Akses

Penghargaan Emmy 2017: Acara Baru, Platform Baru, dan Politik


Pembawa acara Stephen Colbert yang memandu 'Emmy 2017' dikenal sebagai pengritik keras Presiden AS Donald Trump (foto: dok).

Bintang-bintang televisi Amerika berjalan di karpet merah hari Minggu (17/9) di Los Angeles, California, berpose untuk foto dan wawancara sebelum acara penghargaan tahunan Emmy ke-69.

Pembawa acara larut malam Stephen Colbert memandu perhelatan tersebut, yang pasti akan diwarnai politik tahun ini. Dalam acara televisi Late Show, Colbert sering menertawakan Presiden Donald Trump dan pemerintahannya, mengatakan "bintang televisi terbesar tahun lalu adalah Donald Trump" dalam sebuah wawancara minggu lalu.

Selain itu, acara komedi Saturday Night Live, yang kembali populer dengan meniru berbagai politisi, bersaing untuk sejumlah penghargaan. Melissa McCarthy, yang meniru mantan juru bicara Gedung Putih Sean Spicer dalam acara tersebut, dinobatkan sebagai aktris tamu terbaik dalam sebuah film komedi ketika acara Creative Arts Emmy digelar pekan lalu.

The Handmaid's Tale, kisah tentang dunia yang buruk yang dikatakan banyak orang sebagai cerminan zaman modern, dinominasikan untuk drama terbaik, bersama dengan Better Call Saul dan House of Cards dan pendatang baru This Is Us, The Crown, Stranger Things, dan Westworld.

Nominasi untuk komedi terbaik adalah Veep, Master of None, Atlanta, black-ish, Silicon Valley, Unbreakable Kimmy Schmidt, dan Modern Family.

Penghargaan Primetime Emmy telah diadakan setiap tahun sejak 1949 untuk mengakui prestasi tokoh televisi A.S. Upacara tahun ini memiliki jumlah nominasi aktor Amerika keturunan Afrika terbanyak. 12 aktor kulit hitam bersaing untuk mendapatkan penghargaan aktor dan pendukung terbaik.

Emmy Awards tahun ini juga mencatat jumlah nominasi terbanyak yang ditampilkan secara eksklusif pada platform streaming seperti Netflix dan Hulu. [as/ii]

XS
SM
MD
LG