Tautan-tautan Akses

Diusir dari AS, Keluarga Migran Pertimbangkan Langkah Selanjutnya


Para migran dari Amerika Tengah yang ditolak di AS tidur di Reynosa, Meksiko (27/3).

Di salah satu kota di Meksiko yang terkenal dengan kejahatan terorganisirnya, para migran yang tidak diterima di Amerika Serikat – dan kelelahan dari perjalanan – kecewa karena tidak mendapatkan kesempatan untuk mencari suaka.

Mereka kini memikirkan ke mana mereka harus pergi selanjutnya.

Marisela Ramirez, yang dikembalikan ke Reynosa sekitar pukul 04.00 pagi pada hari Kamis (25/3), membawa putranya yang berusia 14 tahun, dan meninggalkan lima anak lainnya – salah satunya baru berusia 8 bulan – di Guatemala karena dia tidak mampu membayar lebih banyak uang kepada para penyelundup.

Seorang migran menangis setelah diusir oleh pihak berwenang Meksiko dari tempat tinggal sementaranya, usai diusir dari perbatasan AS.
Seorang migran menangis setelah diusir oleh pihak berwenang Meksiko dari tempat tinggal sementaranya, usai diusir dari perbatasan AS.

Sekarang, Ramirez menghadapi pilihan menyakitkan lainnya, apakah dia harus mengirim putranya melintasi perbatasan sendirian untuk menetap dengan seorang saudarinya di negara bagian Missouri, AS. Ia menyadari bahwa Amerika Serikat mengizinkan anak-anak yang datang tanpa pendamping untuk meminta suaka.

“Saya ingin sekali pergi, tetapi seorang ibu tidak ingin melihat anaknya dalam kondisi seperti ini,” katanya setelah tiba di Reynosa pada pukul 10 malam.

Para pejabat Patroli Perbatasan mengatakan jumlah rata-rata kedatangan migran sangat tinggi dalam 30 hari terakhir – yakni 5.000 setiap hari.

Anak-anak yang datang sendirian diizinkan untuk tetap berada di AS untuk mencari suaka, sementara orang dewasa lajang diusir ke Meksiko di bawah aturan era pandemi yang menghalangi mereka untuk mencari perlindungan kemanusiaan.

Keluarga dengan anak-anak di bawah 7 tahun diizinkan untuk tetap berada di AS untuk mencari suaka, menurut seorang pejabat Patroli Perbatasan yang berbicara kepada wartawan hari Jumat dengan syarat anonimitas.

Pada hari Kamis, katanya, dari 2.200 keluarga yang tiba, hanya 300 keluarga yang diminta kembali ke Meksiko. [lt/jm]

Lihat komentar (2)

Recommended

XS
SM
MD
LG