Tautan-tautan Akses

Isu Perbatasan Dominasi Konferensi Pers Pertama Biden


Presiden AS Joe Biden menggelar konferensi persnya yang pertama sejak dilantik sebagai presiden, di East Room, Gedung Putih, Washington, Kamis, 25 Maret 2021. (Foto: Leah Millis/Reuters)
Presiden AS Joe Biden menggelar konferensi persnya yang pertama sejak dilantik sebagai presiden, di East Room, Gedung Putih, Washington, Kamis, 25 Maret 2021. (Foto: Leah Millis/Reuters)

Presiden Joe Biden menjawab berbagai pertanyaan dari para reporter selama satu jam pada Kamis (25/3) dalam konferensi persnya yang pertama sebagai presiden. Acara ini dimaksudkan untuk menyanggah kritik dari kalangan konservatif bahwa orang tertua yang terpilih sebagai Presiden AS itu tidak akan mampu menjabat sebagai presiden.

Usai memberikan sambutan singkat tentang respons pemerintahannya terhadap pandemi virus corona, Biden menjawab pertanyaan dari sepuluh wartawan.

Pada hari ke-65 masa jabatannya, dia menghadapi sejumlah pertanyaan yang kebanyakan berkaitan dengan imigrasi, khususnya tentang perlakuan pemerintah terhadap migran anak-anak di perbatasan.

Untuk isu-isu domestik, Biden memberikan jawaban langsung. Namun untuk urusan kebijakan luar negeri, termasuk yang terkait Afghanistan dan China, dia tampaknya menjawab dengan bantuan catatan.

Biden sempat membuat berita saat menjawab pertanyaan tentang pemilihan presiden berikutnya, yang masih tiga tahun lagi. Katanya dia memang bermaksud mencalonkan diri untuk pemilihan kembali pada 2024. [jm/ft]

XS
SM
MD
LG