Tautan-tautan Akses

Dituduh Miliki Kekayaan 'Tak Jelas', Popularitas Duterte Anjlok


Popularitas Presiden Filipina Rodrigo Duterte anjlok dalam survei terbaru (foto; ilustrasi).

Popularitas Presiden Filipina Rodrigo Duterte anjlok ke tingkat terendah sejak berkuasa tahun lalu, akibat kecaman terhadap pembunuhan pengguna narkoba dan tuduhan yang belum terselesaikan bahwa ia memiliki kekayaan yang tidak bisa dijelaskannya; demikian menurut jajak pendapat independen yang dilakukan hari Minggu (8/10).

The Social Weather Stations SWS mengatakan survei di seluruh negara itu antara tanggal 23-27 September lalu menunjukkan tingkat popularitas Duterte anjlok 18 point menjadi 48, tingkat yang masih dikategorikan sebagai “baik”, meskipun hal ini merupakan penurunan dibandingkan survei serupa Juni lalu ketika peringkatnya mencapai 66 atau “sangat baik”.

Tingkat kepercayaan pada Presiden anjlok 15 point menjadi 60, atau dikategorikan sebagai “sangat baik”. Meskipun Juni lalu mencapai 75 point atau “luar biasa”.

Meskipun Duterte umumnya masih tetap populer, hasil survei itu segera memicu kembali seruan beberapa kelompok untuk mengakhiri pembunuhan sebagian besar tersangka yang miskin dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba secara brutal, dan juga seruan pada Duterte untuk menandatangani dokumen yang membebaskan bank untuk menjaga kerahasiaan supaya bisa melakukan penyelidikan terhadap tuduhan seorang senator kelompok oposisi bahwa Duterte telah menyembunyikan kekayaan yang tidak diumumkannya secara terbuka pada masa lalu.

Sebuah aliansi kelompok masyarakat sipil yang disebut “Tindig Pilipinas” mengatakan anjloknya tingkat popularitas dan kepercayaan itu berarti “masa bulan madu telah berakhir”.

Survei SWS itu dilakukan atas 1.500 orang dewasa di Filipina lewat wawancara langsung, dengan margin error +/- 2,5%. [em/al]

XS
SM
MD
LG