Tautan-tautan Akses

Dampak Virus Corona Menjadi Fokus di Hari AIDS Sedunia


Seorang perempuan berjalan melewati spanduk Hari AIDS Sedunia di Johannesburg, Afrika Selatan, 1 Desember 2017. (Foto: AP)

Selasa ini adalah Hari AIDS Sedunia, ketika berbagai organisasi di seluruh dunia menyoroti perlunya mendukung mereka yang hidup dengan dan terimbas HIV, virus yang menyebabkan penyakit AIDS, sambil juga mengenang mereka yang telah meninggal.

Acara tahun ini terjadi di tengah pandemi virus corona global, yang menurut UNAIDS telah mempersulit mereka yang hidup dengan HIV untuk mengakses perawatan kesehatan dan layanan lain sementara juga menyoroti masalah seperti ketidaksetaraan dan stigma.

Badan tersebut meminta pemerintah untuk meningkatkan investasi dan tindakan pada HIV dan pandemi lainnya. Dikatakan jika ada jejaring pengaman kesehatan dan sosial yang lebih baik, dunia akan lebih mampu memperlambat penyebaran virus corona.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan model menunjukkan mungkin ada tambahan 123 ribu hingga 293 ribu infeksi baru HIV dan antara 69 ribu dan 148 ribu kematian terkait AIDS pada tahun 2022 karena imbas pandemi virus corona.

Tantangan bersamaan HIV/AIDS dan virus corona juga menjadi fokus acara siaran langsung pada Selasa (1/12) oleh National AIDS Memorial di Amerika Serikat.

Ada sekitar 38 juta orang yang hidup dengan HIV, dan 26 juta mengakses terapi antiretroviral. Pada 2019, 690 ribu meninggal karena penyakit terkait AIDS. [lt/ab]

XS
SM
MD
LG