Tautan-tautan Akses

AS Jalani Hampir Separuh dari Rencana 15 Hari Atasi Wabah Corona


Pemandu wisata mengenakan masker, memandu sekelompok turis di Gedung Capitol, Washington DC, 9 Maret 2020.
Pemandu wisata mengenakan masker, memandu sekelompok turis di Gedung Capitol, Washington DC, 9 Maret 2020.

Amerika Serikat sudah menjalani hampir separuh dari rencana 15 hari untuk mengatasi virus corona. Sejauh ini lebih dari 22.000 warga Amerika dinyatakan positif. Sementara itu, Gedung Putih sedang menunggu rancangan paket mega stimulus dari Kongres.

Di luar Gedung Putih, permainan hoki di jalanan dilakukan sambil menjaga jarak. Sementara itu, di dalam Gedung Putih, Presiden AS dan gugus tugas virus korona membahas dampak global virus tersebut.

"Kita bicara mengenai penyebaran ganas. Di 148 negara," kata Presiden Donald Trump.

Wakil Presiden Mike Pence dan istrinya,Sabtu(21/3),menjalani tes virus corona. Tes itu untuk berjaga-jaga setelah seseorang dari stafnya dinyatakan positif terjangkit virus itu.

Para dokter telah menguji 195.000 warga Amerika, dan para ilmuwan sedang mengupayakan alat tes yang bisa dilakukan sendiri. Namun, ahli imunologi, Dr. Anthony Fauci, mengingatkan infeksi virus itu bisa tanpa menunjukkan gejala.

"Tidak setiap orang di Amerika Serikat perlu dites,” kata Dr. Anthony Fauci, Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular.

Badan Manajemen Darurat Federal (Federal Emergency Management Agency/FEMA)memesan masker medis bernilai setengah miliar dolar serta mengizinkan penggunaan masker yang biasa dipakai petugas bangunan untuk keperluan medis.

Para ilmuwan juga sedang menyelidiki bagaimana membersihkan dan menggunakan kembali masker-masker yang bekas pakai saat ini. Dr. Fauci menyebut laporan tentang kemungkinan penggunaan obat malaria dan obat lainnya memerlukan riset lebih jauh.

Namun, Presiden Trump mengatakan: "Ini akan menjadi hal yang luar biasa. Ini akan menjadi anugerah dari surga. Anugerah Tuhan jika berhasil.”

Jutaan warga Amerika bekerja dari rumah dan Gedung Putih mendesak legislator di Washington untuk menyetujui paket bantuan senilai hampir $2 triliun yang diusulkan Presiden.

Penyitaan rumah dan penggusuran sudah ditangguhkan selama 60 hari ke depan, sedangkanangka pengangguran meningkat.

Para pejabat berharap paket stimulus akan selesai dibahas pada akhir pekan dan diserahkan kepada presiden, Senin (23/3) malam.[my/ii]

XS
SM
MD
LG