Tautan-tautan Akses

WHO: Jumlah Korban Ebola di Kongo Dekati 3.000 Orang 


Seorang perawat menyiapkan vaksin Ebola di kota Goma, Kongo awal bulan ini (foto: ilustrasi).
Seorang perawat menyiapkan vaksin Ebola di kota Goma, Kongo awal bulan ini (foto: ilustrasi).

Seorang gadis Kongo berusia 9 tahun yang dites positif Ebola di negara tetangga, Uganda telah meninggal, demikian dikatakan pihak berwenang Uganda Jumat (30/8) ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah itu telah mendekati 3.000 kasus.

Jenazah anak perempuan itu, dipulangkan ke Kongo untuk dimakamkan, atas permintaan ayahnya demikian menurut kementrian kesehatan Uganda.

Gadis itu, yang bepergian dengan ibunya, diidentifikasi di pusat pemeriksaan perbatasan pada hari Rabu (28/8) sebagai pasien yang mungkin menderita Ebola dan diisolasi.

Meskipun kasus kontaminasi lintas perbatasan jarang terjadi, kasus ini menekankan risiko penyebaran Ebola melintasi perbatasan ke negara tetangga, Uganda dan Rwanda.

Perbatasan di wilayah ini sering rapuh, dan banyak orang bepergian di malam hari menggunakan jalur semak-semak untuk menyeberang perbatasan.

Pada bulan Juni, satu keluarga Kongo dengan beberapa anggota keluarga yang sakit menyeberang ke Uganda melalui jalan setapak. Dua di antara mereka kemudian meninggal karena Ebola, dan yang lainnya dikembalikan ke Kongo.

Uganda beberapa kali mengalami wabah Ebola dan demam berdarah sejak tahun 2000. (my/pp)

Recommended

XS
SM
MD
LG