Tautan-tautan Akses

Warga Sipil Suriah Mulai Kembali ke Aleppo


Seorang pria Suriah berjalan melalui kawasan Salahedin yang semula diduduki oleh pemberontak ddi utara kota Aleppo (AFP PHOTO / George OURFALIAN).

Meskipun sebagian besar kota sudah terbebas dari pertempuran, kekerasan sporadis masih terjadi di sana-sini. Televisi pemerintah melaporkan bahwa pemberontak menembaki dengan meriam sebuah kawasan perumahan di dalam kota, hari Jumat (23/12).

Ratusan penduduk Suriah kembali ke Aleppo hari Jumat (23/12) untuk memeriksa rumah mereka setelah pemberontak terakhir meninggalkan kota itu Kamis.

Penduduk mengenakan mantel tebal memasuki lingkungan-lingkungan pemukiman yang belum lama ini menjadi front terdepan selama pertempuran memperebutkan Aleppo. Mereka mencari barang-barang pribadi di antara puing-puing rumah yang hancur. sebagian dari mereka telah mengungsi selama lima tahun.

Meskipun sebagian besar kota sudah terbebas dari pertempuran, kekerasan sporadis masih terjadi di sana-sini. Televisi pemerintah melaporkan bahwa pemberontak menembaki dengan meriam sebuah kawasan perumahan di dalam kota, hari Jumat (23/12), menewaskan tiga orang.

Observatorium HAM Suriah yang berpusat di Inggris yang memantau tindak kekerasan itu, mengatakan serangan udara kembali terjadi di daerah yang dikuasai pemberontak di luar Aleppo pada hari Jumat untuk pertama kalinya sejak berakhirnya operasi untuk mengevakuasi penduduk.

Juga hari Jumat, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia, Iran, Turki dan Suriah telah sepakat untuk mengadakan diskusi perdamaian di ibukota Kazakhstan, Astana untuk menyelesaikan konflik di Suriah.

Berbicara dalam konferensi pers akhir tahunnya, Putin mengatakan evakuasi Aleppo baru-baru ini adalah "operasi kemanusiaan internasional terbesar dalam dunia modern" dan tidak akan mungkin terjadi tanpa "keterlibatan aktif" Rusia, Turki , Iran, dan "niat baik serta tindakan yang dilakukan oleh Presiden Suriah Bashar al Assad."

Putin mengatakan langkah berikutnya untuk Suriah adalah mengadakan gencatan senjata nasional. Pembicaraan perdamaian di Astana diduga akan diadakan bulan Januari.

Pada hari Kamis, pemerintah Assad mengumumkan menguasai penuh kota Aleppo untuk pertama kalinya sejak tahun 2012.

Pasukan pemberontak sepakat untuk menarik diri dari kota setelah serangan militer selama sebulan mengusir mereka dari 90 persen wilayah yang mereka kuasai.

Komite Internasional Palang Merah mengatakan hari Kamis (22/12), sekitar 34.000 orang telah meninggalkan Aleppo timur , yang dikuasai pemberontak selama empat tahun dalam usaha menggulingkan Assad dari jabatan. (sp/isa)

XS
SM
MD
LG