Tautan-tautan Akses

Hizbullah: Orang yang Tertinggal di Aleppo Timur Harus Berangkat


Warga Suriah yang dievakuasi dari Aleppo selama gencatan senjata, tiba di kamp penampungan pengungsi di Rashidin, dekat Idlib, Suriah, (19/12).

Pasukan pemberontak atau oposisi sejak September telah dengan bertahap kehilangan kekuasaan, sementara tentara Suriah dan sekutunya Rusia melancarkan serangan udara yang dahsyat yang secara sistematis meratakan wilayah tersebut.

Kelompok militan Lebanon, Hizbullah, mengatakan hari Selasa (20/12) orang yang tertinggal di daerah-daerah yang dikuasai pemberontak di Aleppo, Suriah, harus segera berangkat dan bahwa pasukan Suriah akan datang kemudian hari itu.

Hizbullah telah bertempur membantu pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad sepanjang konflik enam tahun negara itu.

Tidak jelas berapa banyak orang yang tertinggal di Aleppo timur, yang direbut pemberontak tahun 2012 sebagai bagian strategi yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Assad. Pasukan pemberontak atau oposisi sejak September telah dengan bertahap kehilangan kekuasaan, sementara tentara Suriah dan sekutunya Rusia melancarkan serangan udara yang dahsyat yang secara sistematis meratakan wilayah tersebut dan pasukan darat Suriah dengan dukungan Rusia maju untuk memasukinya.

Robert Mardini, Kepala Komite Internasional Kawasan Timur Tengah Palang Merah mengatakan hari Selasa (20/12) Palang Merah Internasional dan Sabit Merah Suriah telah mengungsikan 25 ribu orang dari Aleppo timur sejak kamis.

Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui resolusi hari Senin (20/12) yang mendesak penempatan segera pemantau PBB untuk mengawasi evakuasi dari Aleppo. [gp]

XS
SM
MD
LG