Tautan-tautan Akses

Warga Puerto Rico Pilih Jadi Negara Bagian ke-51 AS


Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rosello merayakan hasil referendum bersama dengan anggota Kongres AS Jennifer Gonzalez (kiri) di markas besar partai Progresif Baru, San Juan, Puerto Rico, 11 Juni 2017. (AP Photo/Carlos Giusti).

Warga Puerto Rico hari Minggu (11/6) memilih untuk menjadi negara bagian ke-51 Amerika dalam suatu referendum yang tidak mengikat.

Hampir setengah juta suara mendukung Puerto Rico untuk menjadi negara bagian Amerika, sekitar 7.600 suara mendukung negarabagian lepas/berdiri sendiri dan hampir 6.700 suara mendukung status wilayah saat ini. Partisipasi warga yang memberikan suara mencapai 23%.

Ini adalah referendum ke-5 tidak mengikat yang dilangsungkan di pulau itu. Tahun 2012, Puerto Rico juga memilih untuk menjadi negara bagian Amerika, tetapi Kongres – yang menjadi pengambil keputusan terakhir atas keinginan Puerto Rico itu – tidak pernah membahasnya.

Gubernur Puerto Rico Pedro Rossello mengatakan, “Kami memberi kesempatan bagi warga untuk bersuara dan menghasilkan satu solusi, dan dalam waktu beberapa jam lagi kami akan mengetahui hasilnya. Kami berharap mereka yang ingin menjadi bagian dari Amerika akan menang dengan selisih suara sangat besar dan kami akan menggunakan hasil referendum – yang akan meratifikasi referendum tahun 2012 – untuk memastikan harapan warga Amerika yang tinggal di Puerto Rico dipenuhi."

Banyak yang percaya status wilayah Puerto Rico telah ikut menimbulkan resesi ekonomi selama 10 tahun ini. Tetapi mereka yang menentang khawatir pulau itu akan kehilangan identitas budayanya jika warga ingin menjadi bagian dari Amerika, dan mengingatkan bahwa Puerto Rico akan menghadapi lebih banyak masalah keuangan karena akan dipaksa membayar pajak federal jutaan dolar.

“Saya kira akan lebih mudah bagi kita beralih menjadi negara bagian, tetapi jika kita merdeka di kemudian hari bakal ada kesulitan meskipun akhirnya – mungkin tidak semasa hidup saya – kita akan menjadi satu bangsa yang besar, pulau yang besar,” ujar David Aldarondo.

Warga Puerto Rico bebas dari membayar pajak penghasilan kepada pemerintah federal Amerika, tetapi masih membayar pajak lokal, Medicare atau asuransi kesehatan dan Social Security; dan wilayah itu menerima pendanaan federal lebih sedikit dibanding negara-negara bagian lain di Amerika.

Referendum itu bertepatan dengan ulangtahun ke-100 Amerika memberi status kewarganegaraan Amerika pada warga Puerto Rico, meskipun mereka tidak berhak turut memilih presiden dan hanya memiliki satu wakil di Kongres dengan hak suara terbatas. [em/al]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG