Tautan-tautan Akses

AS

Udara Dingin Cekam Amerika, Tewaskan 9 Orang


Lapisan es tampak di permukaan sungai Hudson di Palisades Interstate Park, Fort Lee, New Jersey, Selasa 2 Januari 2018. Wilayah AS sedang dilanda udara dingin membeku.

Keadaan cuaca di Amerika sangat berbeda dari biasa. Udara dingin membeku meliputi sebagian besar wilayah Amerika hingga jauh ke selatan yang biasanya hangat, sementara di Alaska yang terletak di dekat kutub utara, udaranya hangat.

Udara dingin yang mencatat rekor yang melanda sebagian besar wilayah America Serikat telah menyebabkan sekurang-kurangnya sembilan kematian dalam beberapa pekan ini, sementara para pakar cuaca mengatakan, udara yang bahkan lebih dingin lagi masih mengancam.

Air di sebuah pancuran di bagian South Carolina telah membeku menjadi es, menunjukkan seberapa jauh ke selatan jangkauan udara dingin dari kutub utara.

Dinas Cuaca National memprakirakan suhu udara yang berada jauh di bawah normal dan angin yang membuat udara terasa jauh lebih dingin lagi akan tetap melingkupi wilayah Amerika Serikat bagian tengah dan timur selama pekan mendatang.

Namun dalam fenomena yang tidak lazim, orang di Alaska, yang terbiasa dengan udara yang sangat dingin, sekarang menikmati udara yang cukup hangat.

“Untuk Januari, ini tidak lazim. Biasanya suhu 30 derajat di bawah nol pada bulan Januari dan Februari. Sekarang ini udara terasa hangat,” kata Ashley Durst, warga di kota Anchorage, Alaska.

“Saya datang ke sini dan mengira bahwa udara akan sangat dingin sepanjang musim dingin. Saya akan pulang ke Montana pada musim semi. Tadinya saya hanya berharap tidak mati kedinginan di Alaska, tetapi ternyata sekarang di sini sangat nyaman,” tutur Patricia Bierer yang datang dari Montana ke Alaska.

Sementara itu, selagi orang di Alaska menikmati udara yang lebih hangat dari biasanya, para pakar cuaca melacak badai yang mungkin membawa salju dan es ke pantai timur Amerika pekan ini.

Perusahaan prakiraan cuaca AccuWeather mengatakan udara dingin mungkin akan bergabung dengan badai yang sedang terbentuk di lepas pantai Bahamas dan mengakibatkan salju dan angin kencang ke perairan di timur Amerika selagi dalam perjalanan ke utara hari Rabu dan Kamis. [ds]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG