Tautan-tautan Akses

Trump Tunda Penerapan Tarif Baru terhadap China


Presiden AS Donald Trump

Pasar saham di China naik lebih dari 5 persen pada penutupan perdagangan hari Senin, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan dia menunda tarif baru terhadap barang impor dari China karena apa yang dia sebut "kemajuan substansial" dalam pembicaraan perdagangan antara dua perekonomian terbesar dunia itu.

"Akhir pekan yang sangat baik bagi AS dan China," cuit Trump hari Minggu (24/2), mengatakan kedua belah pihak membuat kemajuan pada "isu-isu struktural penting, termasuk perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, jasa, mata uang, dan banyak masalah lainnya."

Presiden telah menetapkan batas waktu 1 Maret untuk menaikkan tarif untuk barang-barang China senilai $ 200 miliar dari 10 hingga 25 persen jika tidak ada kesepakatan. Walaupun masih belum ada kesepakatan akhir, Trump mengatakan dia akan menunda tarif itu jika kesepakatan sudah dekat.

Presiden AS tidak mengemukakan seberapa dekat kedua belah pihak mencapai kesepakatan. Namun dia mengatakan akan mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping di resor Mar-a-Lago untuk "menyelesaikan kesepakatan." Pejabat senior AS dan China telah mengadakan serangkaian pembicaraan perdagangan di Beijing dan Washington sejak Trump dan Xi mengumumkan gencatan 90 hari dalam perang dagang mereka pada bulan Desember sehingga kesepakatan dapat diselesaikan.

AS telah lama menuduh China melakukan banyak praktik perdagangan yang tidak adil, termasuk dugaan pencurian kekayaan intelektual dan memaksa

perusahaan AS menyerahkan rahasia dagang jika mereka ingin melakukan bisnis di China. China telah membantah tuduhan itu dan mengatakan AS yang bersalah melakukan pelanggaran dalam perdagangan dengan tujuan menghambat pembangunan ekonomi China. (as)

Recommended

XS
SM
MD
LG