Tautan-tautan Akses

Trump: Presiden Rusia Merasa Tidak Mencampuri Pemilihan Presiden AS


Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump.

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan hari Minggu (12/11) ia yakin bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "merasa bahwa ia dan Rusia tidak mencampuri" pemilihan presiden Amerika tahun 2016.

Tetapi, Trump, ketika berbicara di Hanoi dalam jumpa pers bersama Presiden Vietnam Tran Dai Quang, juga mengatakan ia juga yakin pada informasi yang bertentangan yang dikumpulkan oleh badan-badan intelijen Amerika yang memberi indikasi Rusia memang mencampuri pemelihan presiden itu. Trump mengatakan "... saya yakin pada badan-badan intelijen kita. Saya sudah bekerja bersama mereka dengan sangat kuat... ketika badan-badan tersebut sekarang dipimpin oleh orang-orang yang baik, saya sangat yakin pada badan-badan intelijens kita."

Trump menyatakan lagi sikapnya bahwa "menghadapi Rusia yang bersikap bersahabat, dan kita tidak selalu bermusuhan dengan mereka, adalah bermanfaat bagi dunia dan bermanfaat bagi negara kita, tidak merugikan."

Sebelumnya hari Minggu, melalui Twitter, presiden menulis: "Tidakkah Media Berita Palsu mengingat ketika Hillary Clinton yang jahat sebagai Menteri Luar Negeri, ia mengemis kepada Rusia supaya mau menjadi sahabat kita dengan tombol reset yang salah eja. Obama juga berusaha, tetapi ia sama sekali tidak cocok dengan Putin."

Hari Sabtu, Trump mengatakan dalam KTT APEC di Vietnam ia berbicara singkat "dua atau tiga kali" dengan Presiden Rusia Putin, membicarakan keadaan di Suriah.

Trump, ketika berbicara dalam pesawat kepresidenan dalam penerbangan dari Danang ke ibukota Vietnam Hanoi, mengatakan pernyataan bersama mengenai Suriah yang ia sepakati dengan Putin, "akan menyelamatkan sangat banyak jiwa." [gp]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG