Tautan-tautan Akses

AS

Trump Gariskan Agenda Agresif untuk Perubahan dalam Pidato di Kongres

  • Steve Herman

Presiden AS Donald J. Trump berpidato di Kongres (28/2). (Reuters/Jim Lo Scalzo)

Kontras dengan pidato pelantikannya 39 hari lalu, Presiden AS Donald Trump pada Selasa malam (28/2) memproyeksikan hal-hal yang lebih positif dalam pidato pertamanya di Kongres.

"Waktu untuk memikirkan hal-hal kecil sudah usai," ujarnya. "Waktu untuk pertengkaran remeh sudah lewat."

Namun ada referensi mengenai pertarungan -- terutama melawan apa yang disebut Trump "terorisme Islam radikal." Istilah itu lah, menurut beberapa media, yang diminta Penasihat Keamanan Nasional Letjen H.R. McMaster dan beberapa stafnya untuk berhenti digunakan Trump.

McMaster dilaporkan memberitahukan stafnya minggu lalu ia lebih suka istilah "terorisme Islamis radikal" yang digunakan untuk menggambarkan pendukung fundamentalis dari pemerintahan dan masyarakat berbasis Islam, sehingga tidak mengimplikasikan semua Muslim.

Khusus menyebut kelompok Negara Islam, Trump mengatakan Amerika Serikat "akan bekerja sama dengan para sekutu kita, termasuk kawan-kawan dan sekutu kita di dunia Muslim untuk membasmi musuh jahat dari planet kita."

Presiden AS Donald Trump tiba di Kongres untuk berpidato (28/2).
Presiden AS Donald Trump tiba di Kongres untuk berpidato (28/2).

Trump menyerukan anggaran US$1 triliun untuk membangun kembali infrastruktur Amerika dan mengatakan ia akan memminta Kongres untuk menyetujui salah satu peningkatan terbesar dalam anggatan untuk militer. Ia juga meminta pemotongan pajak untuk bisnis dan kelas menengah namun tidak memberikan rincian mengenai pemotongan besar anggaran yang akan diperlukan untuk menanggung semua itu.

Dalam pidatonya, Trump menekankan bahwa "Obamacare sedang ambruk -- dan kita harus bertindak tegas untuk melindungi semua warga Amerika.. Jadi saya menyerukan semua anggota Demokrat dan Republik di Kongres untuk bekerja dengan kami untuk menyelamatkan warga Amerika dari bencana Obamacare."

Ibu Negara Melania Trump, beserta tamu lainnya, bertepuk tangan selama pidato Donald Trump, dalam sidang Kongres.
Ibu Negara Melania Trump, beserta tamu lainnya, bertepuk tangan selama pidato Donald Trump, dalam sidang Kongres.

Dalam respon Partai Demokrat, Steve Beshear, mantan gubernur Kentucky, berbicara dari sebuah rumah makan di negara bagiannya, menuduh Trump bersikap gegabah.

"Ketika presiden menyerang kesetiaan dan kredibilitas badan-badan intelijen kita, sistem peradilan, militer, pers bebas dan warga-warga individu Amerika -- hany karena ia tidak suka dengan yang mereka katakan -- ia mengikis demokrasi kita," ujar Beshear.

Para kritik mengatakan pidato Trump kurang spesifik dalam hal kebijakan.

"Pemerintahan Presiden Trump telah memperlihtkan kebijakan luar negeri yang tidak koheren. Pidato malam ini tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi masalah yang sangat serius itu," ujar Michael Breen, presiden Truman National Security Project.

Tonton pidato selengkapnya:

Trump menyalahkan masa lalu dengan mengatakan pemerintahannya "mewarisi serangkaian bencana kebijakan luar negeri tragis."

Ia memberikan dukungan untuk NATO dan lagi-lagi menyerukan para mitra untuk memberikan "bagian yang adil."

Ia mengatakan, menyusul "diskusi yang sangat kuat dan blak-blakan," para anggota NATO menambah kontribusi mereka. "Saya dapat memberitahu Anda bahwa uang tercurah," ujar Trump, meskipun ia tidak merinci.

Imigrasi, tema umum kampanye kepresidenan Trump, juga ada dalam pidatonya namun dengan kemasan baru: Usul untuk memberlakukan sistem berbasis kecakapan untuk imigrasi seperti yang diberlakukan di beberapa negara lain.

Ia juga kembali ke janjinya untuk membangun "tembok besar, besar di sepanjang perbatasan selatan," dan bahwa konstruksi akan segera dimulai. Namun ia tidak mengatakan sumpah yang sering diucapkannya bahwa Meksiko akan membayar pembangunan tembok itu.

Setiap tahun ketika para presiden muncul di Kongres untuk pidato gabungan -- dikenal sebagai State of the Union -- kecuali untuk pidato pertama presiden baru, mereka menyampaikan sejumlah janji. Namun Trump mungkin presiden AS pertama yang menjanjikan semuanya.

Di satu titik ia mengatakan "semuanya yang rusak di negara ini dapat diperbaiki. Setiap masalah dapat diatasi."

Dalam tanggapan partai oposisi, Beshear meminta Trump menghargai komimennya, dengan mengatakan: "Anda berjanji untuk menjadi pejuang bagi orang-orang miskin dan saya harap Anda memenuhi janji itu." [hd]

XS
SM
MD
LG