Tautan-tautan Akses

AS

Trump: Dunia Perlu Tinggalkan 'Benar secara Politis' dalam Perangi Teroris


Presiden AS Donald Trump

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan dunia perlu melepaskan sikap politik yang benar dalam melawan teroris dan menggunakan serangan paling baru di London untuk menyerukan lagi agar pengadilan mengizinkan larangan berkunjung ke Amerika dari enam negara Muslim yang telah dikeluarkannya.

Dalam serentetan komentar melalui Twitter, Presiden Amerika Trump berjanji akan mendukung Inggris, mengecam walikota London dan mengambil sikap keras dalam memerangi teroris.

"Kita tidak perlu bersikap benar secara politis dalam mengusahakan keamanan bagi rakyat kita," kata Presiden Trump hari Minggu (4/6). "Kalau kita tidak bijaksana, keadaannya akan bertambah buruk."

Dia juga mengolok-olok Walikota London Sadiq Khan, yang terpilih tahun lalu dan merupakan Muslim pertama yang memimpin satu Ibukota besar di dunia Barat.

Trump mengemukakan lewat Twitter, "Paling sedikit 7 orang tewas dan 48 luka- luka dalam serangan terror, dan Walikota London mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir!”

Ketika berita tentang pembantaian Sabtu malam menyebar ke seluruh kota dan dunia, Khan mengecam serangan itu, menggambarkannya sebagai "serangan yang disengaja dan pengecut terhadap orang-orang London yang tidak bersalah." Ia kemudian menambahkan bahwa orang Inggris tidak perlu khawatir melihat lebih banyak polisi berada di jalan-jalan kota London.

Juru bicara Khan mengatakan walikota London terlalu sibuk untuk menanggapi Trump.

"Dia punya banyak hal penting yang harus diurusnya daripada menanggapi cuitan Donald Trump yang tidak mengerti apa yang terjadi dan dengan sengaja mengutip ucapannya di luar konteks.”

Dalam waktu satu jam setelah tiga penyerang mengendarai mobil van menabrak kerumunan orang di Jembatan London dan kemudian menikam orang-orang di daerah perdagangan dekat daerah itu, Trump mengatakan, "Kita harus cerdas, waspada dan tangguh. Kita perlu pengadilan mengembalikan hak-hak kita. Kita perlu Larangan Perjalanan sebagai tingkat keamanan ekstra! "

Beberapa pengadilan Amerika telah mencegah larangan Presiden Trump bagi pengunjung dari Iran, Suriah, Libya, Sudan, Yaman dan Somalia. Sebagian, pengadilan telah memutuskan bahwa berulangnya kecaman trump terhadap teroris Islam dan seruan yang melarang samasekali orang-orang Muslim masuk ke Amerika menunjukkan bahwa perintahnya itu merupakan diskriminasi berdasarkan agama. Dia telah naik banding atas pengadilan rendah itu ke Mahkamah Agung Amerika.

Presiden Trump mengatakan Amerika akan melakukan apa saja untuk membantu London dan Inggris melawan teroris. "KAMI BERSAMA ANDA, TUHAN MEMBERKATI!" katanya.

Di Amerika Serikat, sebagian besar serangan massal biasanya menggunakan kekerasan senjata, yang kemudian memicu perdebatan baru mengenai hak pemilikan senjata yang kontroversial dan disebutkan dalam Konstitusi Amerika. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG