Tautan-tautan Akses

Topan Idai Ancam Ketahanan Pangan, Kesehatan di Afrika Selatan


Seorang anak perempuan mengambil air di lokasi penampungan untuk penyintas siklon Idai di Beira, Mozambik, Selasa, 2 April 2019 (foto: AP Photo/Tsvangirayi Mukwazhi)

Ketika air banjir surut di Afrika Selatan yang dilanda topan, para pejabat mulai mengkaji kebutuhan jangka menengah dan panjang, termasuk ketahanan pangan, kebutuhan kesehatan dan peningkatan kesiapan bencana.

"Untuk 2019, ketahanan pangan akan menjadi masalah yang sangat serius," kata Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia David Beasley, hari Selasa pada sebuah pertemuan di Amerika mengenai Topan Idai.

Beasley, yang berpidato melalui tautan video, mengatakan "hasil panen di daerah-daerah ini, terutama di Mozambik musnah. Jadi, panen untuk musim ini dan peluang panen musim berikutnya sangat kecil."

"Ratusan ribu hektar lahan pertanian pada dasarnya tidak bisa digunakan dalam jangka pendek," kata kepala kemanusiaan PBB, Mark Lowcock. "Sekarang hanya ada dua atau tiga minggu untuk mempersiapkan dan menanam panen kecil. Sehingga ada kebutuhan mendesak untuk benih, peralatan dan pupuk setidaknya untuk menyelamatkan potensi panen kecil di akhir tahun ini".

Topan Idai menghantam Mozambik, Malawi, dan Zimbabwe pada pertengahan Maret yang disertai angin kencang, hujan besar dan banjir bandang. Hampir 900 orang dinyatakan tewas di ketiga negara, sementara lebih banyak lagi yang hilang, dan harapan untuk menemukan mereka hidup-hidup pudar. [my]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG