Tautan-tautan Akses

Tindakan Pencegahan agar Terhindar dari Virus Corona


Perempuan Somalia mencuci tangan dalam pelatihan mengenai pencegahan virus corona yang digelar oleh para dokter dan paramedik setempat di Mogadishu, Ibu Kota Somalia, 19 Maret 2020. (Foto: AP)

Belum ada vaksin untuk mencegah penyakit COVID-19 dan belum ada pengobatan khusus untuk menyembuhkannya. Namun para dokter mengatakan kita bisa melakukan hal-hal yang bisa menjaga agar tetap sehat dan membantu agar terhindar dari virus tersebut.

Dr. Anthony Fauci, seorang pakar penyakit menular, mengatakan bahwa masyarakat bisa meningkatkan kemungkinan tidak terjangkit virus corona dan virus lain, seperti flu, dengan cara sederhana.

"Kedengarannya sederhana, tapi benar, cuci tangan, jauhi orang yang batuk atau bersin. Apabila Anda sakit, jangan pergi bekerja, anak-anak jangan ke sekolah apabila mereka sakit," kata Fauci dalam sebuah rapat dengar-pendapat di Senat AS pada awal Maret.

Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun secara menyeluruh.

Kepada VOA, Dokter Abi Noya dari Alodokter menjelaskan cara mencuci tangan yang benar, sesuai anjuran WHO.

"Menggosok tangan dulu dengan air dan sabun atau hand-sanitizer, kemudian dibersihkan bagian sela-sela jari tangan di sisi bagian luar dan dalam, jangan lupa kanan dan kiri. Langkah kedua, bersihkan buku-buku jari punggung tangan kanan dan kiri juga,” papar dr. Abi Noya.

Setelah itu, lanjutkan dengan gerakan menggenggam dan membersihkan kedua ibu jari. Kemudian, dilanjutkan dengan membersihkan ujung-ujung jari.

“Caranya bikin gerakan seperti menguncupkan tangan. Nah ujung-ujung jarinya diusapkan ke telapak tangan yang sebelahnya pakai gerakan memutar. Kalau sudah, ulangi lagi di sisi sebelahnya. Kalau sudah, baru bilas dan keringkan sampai bersih," kata Abi.

Warga yang mengurus administrasi kependudukan diminta mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan Pemkot Solo, Senin, 16 Maret 2020. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)
Warga yang mengurus administrasi kependudukan diminta mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan Pemkot Solo, Senin, 16 Maret 2020. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) merekomendasikan untuk selalu mencuci tangan usai menggunakan toilet; sebelum makan; sebelum, selama dan setelah menyiapkan makanan; setelah memegang hewan; setiap kali tangan kotor dan ketika merawat orang yang sedang sakit.

Jika tak ada tisu, batuk atau bersin lah ke bagian lengan.

Dr. Ann Schuchat dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centres for Disease Control and Prevention/CDC) mengatakan apabila ada orang yang batuk di dekat Anda, cairan virus corona bisa menyebar di udara. W

Agar tetesan dari orang yang batuk tidak terhirup, WHO merekomendasikan untuk menjaga jarak sedikitnya sejauh tiga meter dari orang lain. Meski batuk bisa menyebar cairan sejauh enam meter dan bersih sejauh delapan meter. Begitu terlepas di udara, virus bisa bertahan berjam-jam di dalam cairan atau di permukaan ketika mendarat.

Apabila Anda melihat seseorang batuk, palingkan kepala atau seluruh tubuh dari orang itu. Anda bisa melindungi diri dengan menutup mulut dan hidung dengan kain atau tisu untuk tidak menghirup kuman orang lain. Juga hindari menyentuh mata, hidung dan mulut supaya virus tidak bisa masuk ke dalam tubuh Anda.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bekerja di rumahnya di Rideau Cottage saat menjalani karantina mandiri setelah terdiagnosis positif terjangkint virus corona (COVID-19), 13 Maret 2020. Foto diabadikan oleh putrinya, Ella-Grace (11 Tahun). (Foto: Reuters)
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bekerja di rumahnya di Rideau Cottage saat menjalani karantina mandiri setelah terdiagnosis positif terjangkint virus corona (COVID-19), 13 Maret 2020. Foto diabadikan oleh putrinya, Ella-Grace (11 Tahun). (Foto: Reuters)

Fakultas Kedokteran Harvard mengatakan Anda juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan berolahraga rutin dan makan buah-buahan dan sayuran. Selain itu, mempertahankan berat badan ideal, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, tidur cukup, kurangi stres dan tidak merokok, juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Para pejabat kesehatan merekomendasikan sejumlah hal berikut ini:

- Jangan bepergian ke wilayah yang terjangkit virus corona dan terus pantau informasi.

- Jangan berbagi gelas atau peralatan makan dengan orang lain. COVID-19 masih penyakit misterius, tapi sebagian orang mungkin bisa menularkan virus sebelum mereka memperlihatkan gejala sakit.

- Apabila Anda tinggal di wilayah di mana influenza musiman muncul, segera vaksinasi flu, dan pastikan agar vaksinasi Anda lengkap. Penyakit apapun bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memudahkan Anda terjangkit virus corona.

- Bersihkan ponsel, saklar lampu, pegangan pintu dan benda-benda yang sering disentuh dengan disinfektan seperti deterjen yang dicampur dengan air atau bahan kimia pemutih. Ikuti panduan di kemasan.

Sha Jie, seorang murid SD, sedang belajar secara online dari rumah di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Shanghai, China, 3 Maret 2020.
Sha Jie, seorang murid SD, sedang belajar secara online dari rumah di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Shanghai, China, 3 Maret 2020.

Apabila virus mewabah di komunitas Anda, CDC mengatakan buat rencana terlebih dulu di rumah tangga Anda. Pilih kamar yang bisa digunakan untuk memisahkan anggota keluarga yang sakit dengan yang sehat. Apabila seseorang jatuh sakit, jaga jarak dengan orang itu sebisa mungkin.

Siapkan makanan yang tidak mudah basi, perlengkapan mandi, dan obat-obatan, terutama penurun panas. Lakukan ini dari jauh-jauh hari.

Jauhi keramaian, terutama di tempat tertutup, dan hindari kontak dengan orang sakit.

Apabila Anda atau anggota keluarga mulai batuk-batuk, demam dan sesak napas, segera telepon dokter, diam di rumah dan hindari kontak dengan orang lain. Kebanyakan orang sembuh di rumah. Gunakan masker untuk mengurangi kemungkinan menulari orang lain. [vm/ii]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG