Tautan-tautan Akses

AS

Tillerson: AS akan Berusaha Pertahankan Perjanjian Nuklir dengan Iran


Menteri Luar Negeri Rex Tillerson (foto: dok).

Para pejabat pemerintahan Trump sedang berunding dengan Kongres Amerika untuk mengusahakan penyelesaian hukum supaya Amerika tidak perlu membatalkan perjanjian nuklir dengan Iran.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press hari Jumat (5/1).

Perubahan peraturan yang mengatur keikutsertaan Amerika dalam perjanjian nuklir tahun 2015 itu mungkin bisa dicapai minggu depan atau tidak lama setelah itu, kata Tillerson.

Presiden Donald Trump menghadapi batas waktu dalam beberapa hari mendatang tentang bagaimana menghadapi perjanjian nuklir dengan Iran itu, yang disebutnya sebagai “perjanjian paling buruk” yang pernah diadakan Amerika.

Perundingan yang melibatkan Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Kongres Amerika itu kemungkinan tidak akan menambah pembatasan atau sanksi-sanksi atas kegiatan nuklir Iran seperti yang diinginkan Trump, tapi akan memperkuat cara Amerika memantau dan mengawal perjanjian itu, kata Tillerson.

“Presiden mengatakan ia ingin agar perjanjian itu diperbaiki atau dibatalkan sama sekali,” kata Tillerson kepada Associated Press.

“Jadi yang sedang kami usahakan adalah menghasilkan sebuah rumusan untuk memperbaiki perjanjian itu,” kata Tillerson. [ii]

XS
SM
MD
LG