Tautan-tautan Akses

Tewasnya Jurnalis Picu Krisis Politik di Slowakia


Para demonstran menghadiri sebuah aksi unjuk rasa bertajuk "Mari berdamai dengan kesopanan di Slovakia" sebagai reaksi atas pembunuhan reporter investigasi Slovakia Jan Kuciak dan tunangannya, Martina Kusnirova, di Bratislava, Slovakia, 9 Maret 2018. (Foto: dok).

Puluhan ribu pemrotes sekali lagi turun ke jalan-jalan di kota-kota besar Slowakia, menyusul pembunuhan seorang wartawan dan tunangannya dua minggu lalu. Banyak demonstran menyerukan pemilu baru dan mengarahkan kemarahan mereka terhadap pemerintah.

“Pemerintah harus turun. Jelas mereka semua bersatu, mereka hanya ingin mempertahankan kekuasaan mereka,” kata pemrotes Miroslav Sputsova kepada khalayak ramai di Bratislava, Jumat malam (9/3).

Pembunuhan tanggal 25 Februari Jan Kuciak dan tunangannya, Martina Lusnirova, telah mengguncang Slowakia dan Eropa, di mana ada keprihatinan yang meningkat mengenai kebebasan dan keselamatan pers setelah beberapa serangan dalam beberapa bulan ini.

Lilin-lilin dipasang untuk mengenang wartawan Slovakia Jan Kuciak dan pacarnya Martina Kusnirova, terlihat di foto, di Bratislava, Slovakia, 28 Februari 2018.
Lilin-lilin dipasang untuk mengenang wartawan Slovakia Jan Kuciak dan pacarnya Martina Kusnirova, terlihat di foto, di Bratislava, Slovakia, 28 Februari 2018.

Kuciak sebelumnya melaporkan penipuan di antara perusahaan dan politisi Slowakia, termasuk orang-orang yang berhubungan dengan partai pemerintah Slowakia “Smer.” Ia mengaitkan korupsi itu dengan komplotan mafia Italia “Ndrangheta.”

Baca juga: Laporan Investigasi Mendiang Jurnalis Slovakia Diterbitkan

Mayat Kuciak dan Kusnirova ditemukan dalam apartemen mereka di sebuah desa dekat ibukota. Keduanya ditembak mati.

Pemrotes mengatakan pembunuhan itu harus menjadi titik peralihan dalam politik Slowakia. Presiden Andrej Kiska telah menyerukan pemilu baru atau perombakan kabinet, tetapi Perdana Menteri Robert Fico menolaknya. [gp]

XS
SM
MD
LG