Tautan-tautan Akses

Tak Ada Perkembangan Baru terkait Perubahan Iklim pada KTT G20


KTT G20 di Buenos Aires, Argentina gagal menghasilkan kemajuan soal bagaimana menangani perubahan iklim.

Pasca KTT G-20 di Buenos Aires bulan ini, banyak masalah global yang belum tuntas. Para pemimpin yang berkumpul di Argentina itu membahas beragam keprihatinan mulai dari perubahan iklim hingga peran China yang semakin luas dalam ekonomi global.

Di sela-sela KTT itu, dicapai kesepakatan dagang baru antara Amerika, Meksiko, dan Kanada. Jika disetujui anggota DPR ke tiga negara, pakta itu akan menggantikan kesepakatan tahun 1993 yang dikenal sebagai NAFTA, yang telah berulang kali dikritik Presiden Amerika Donald Trump.

Dalam wawancara dengan VOA, Trump mengatakan, kesepakatan baru itu sesuai platformnya, "America First".

"Kita harus mendapat persetujuan Kongres dan jika disetujui, menurut saya akan disetujui, itu bagus, dan jika tidak disetujui, kita sangat senang dengan apa adanya sekarang," kata Trump.

Di KTT tersebut, tidak ada perkembangan baru tentang perubahan iklim. Pada Juni 2017, Trump menarik Amerika keluar dari kesepakatan yang dicapai di Paris semasa pemerintahan Obama pada tahun 2015.

Di Buenos Aires, ia kembali mengkritik target kepatuhannya sebagai terlalu ketat.

"Saya menginginkan udara terbersih dan air terbersih di planet ini. Saya menginginkan air sebersih kristal dan itulah yang kita miliki. Kita sudah berlaku sangat baik terhadap lingkungan dan itulah yang saya inginkan. Tetapi saya tidak akan membuat negara ini bangkrut demi mempertahankan standar tertentu yang mungkin tidak penting," tambahnya.

Negara-negara lain bersikeras emisi gas karbon harus dikurangi secara dramatis.

Kepada VOA, Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat mengatakan, "Kita harus melihat bukti ilmiah, kita harus memantau kemajuan pekerjaan kita. Saya telah mengumumkan, akan menerapkan pajak karbon mulai tahun depan, karena kita semua harus berperan dalam memitigasi itu sebaik mungkin semampu kita."

Meskipun ada kekhawatiran akan meluasnya investasi China di seluruh dunia, presiden Argentina dan presiden China menandatangani lebih 30 investasi dan kesepakatan pertanian setelah KTT itu. Selain itu, ada jeda sementara dalam perang dagang antara China dan Amerika.

KTT G-20 berikutnya akan diadakan di Osaka, Jepang, pada Juni 2019. (ka)

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG