Tautan-tautan Akses

AS, China Sepakat Gencatan Perang Dagang, Harga Minyak Melaju


Seorang pekerja berjalan melewati sumur minyak di lapangan minyak Sindbad dekat perbatasan Irak-Iran di Basra, Irak, 23 April 2018.

Harga minyak dunia, Senin (3/12), menguat setelah Amerika Serikat dan China sepakat gencatan perang dagang selama 90 hari dan harapan pertemuan Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada pekan ini akan menghasilkan keputusan tentang pemotongan produksi.

Reuters melaporkan harga minyak AS, West Texas Intermediate naik sebanyak $2,73 per barel menjadi $53,63 per barel. Sedangkan harga minyak Brent naik $2,8 per barel menjadi $62.30 per barel.

Dalam KTT negara-negara Group 20 atau G20 di Argentina, China dan AS sepakat tidak saling menerapkan bea impor tambahan setidakya selama 90 hari sementara kedua belah pihak membicarakan penyelesaian pertikaian dagang saat ini.

Perang dagang antara dua perekenomian terbesar di dunia menekan perdagangan global dan memicu kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi.

Minyak mentah tidak masuk dalam daftar ratusan produk dari masing-masing negara yang dikenai tarif impor, Reuters melaporkan. Tapi para pedagang mengatakan, sentiment positif dari gencatan juga mendorong penguatan pasar minyak.

“Kesepakatan untuk meneruskan pembicaraan selama 90 dan pengenaan tarif ditunda selama masa pembicaraan adalah kejutan baik,” kata bank AS, Morgan Stanley, dalam catatan kepada para kliennya, Senin, seperti dikutip oleh Reuters. Namun, Morgan Stanley menambahkan, negosiasi perdagangan mungkin “tidak berjalan mulus.”

Selain itu, para pedagang minyak juga memperhatikan pertemuan OPEC yang dijadwalkan pada 6 Desember. Dalam pertemuan tersebut, OPEC dan anggota non-OPEC, Rusia, diharapkan akan mengumumkan pemotongan produksi untuk menjaga agar produksi tidak berlebihan. Kelebihan pasokan sudah melemahkan harga minyak sejak Oktober. [ft]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG