Tautan-tautan Akses

Sikap Berganti-ganti Pandangan Trump Menunjukkan Evolusi ke Arah yang Lebih Baik


Presiden AS Donald Trump (kanan) and Sekjen NATO Jens Stoltenberg saat bertemu di Gedung Putih, Washington DC, April 12, 2017.

Pada masa kampanye, calon Presiden Donald Trump menyebut NATO “ketinggalan zaman”. Minggu ini didampingi Sekjen NATO pada konferensi pers di Gedung Putih, Presiden Trump berbalik 180 derajat dengan mengatakan “NATO tidak lagi ketinggalan zaman”.

Ketika masih calon presiden, Trump secara rutin mengecam China sebagai pemanipulasi mata uang. Tapi beberapa hari setelah pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Trump mengatakan sebaliknya. “Mereka bukan pemanipulasi mata uang” katanya kepada harian The Wall Street Journal. Kedua hal ini dan perubahan kebijakan presiden menjadi bahan pembicaraan kalangan elit Washington.

Harian Washington Post baru-baru ini menjuluki Trump “raja perubahan sikap”. Hampir setiap hari ada komentar yang mengatakan minggu pertama kepresidenannya mengungkap seorang pemimpin dengan pemahaman geopolitik sangat lemah, bermasalah dengan isu-isu penting seperti bekerja sama dengan aliansi NATO. “Ia diserbu kenyataan,” kata seorang komentator.

Dalam artikel yang diterbitkan hari Kamis, Washington Post mengatakan perubahan sikap presiden Trump tampaknya lebih berkurang sejalan dengan pengalaman yang dialaminya.

Pada isu demi isu selama 12 minggu terakhir, pandangan-pandangan Trump beralih dari retorika kampanye menjadi lebih bernuansa sikap yang mencerminkan tanggung jawab sebagai presiden, demikian menurut Dan Mahaffee, wakil presiden senior dan direktur kebijakan Pusat Studi Kepresidenan dan Kongres di Washington. “Banyak presiden akan mengatakan berkampanye adalah salah satu bentuk seni dan memerintah adalah seni lainnya” kata Mahaffee. [my/al]

XS
SM
MD
LG