Tautan-tautan Akses

AS

Para Senator AS Serukan Lebih Banyak Informasi soal Serangan di Niger


Senator AS Lindsey Graham menyerukan agar Gedung Putih lebih terbuka tentang keterlibatan militer Amerika di Niger.

Senator-senator Amerika Minggu menyerukan agar Gedung Putih lebih terbuka tentang keterlibatan militer Amerika di Niger setelah empat tentara tewas dalam sebuah pencegatan bulan ini.

Dalam wawancara terpisah di Meet The Press, NBC, Senator Lindsey Graham dari partai Republik, dan pemimpin Demokrat di Senat Charles Schumer mengatakan, mereka mendukung upaya Senator John McCain minggu lalu untuk mencari tahu rincian dari serangan itu serta juga lingkup dari kampanye Amerika terhadap ISIS di negara Afrika barat itu. Baik Graham dan Shumer mengatakan, mereka tidak tahu adanya kehadiran militer Amerika yang cukup besar di Niger.

“Saya tidak tahu bahwa ada 1000 tentara di Niger,” kata Graham. “Ini merupakan perang tanpa akhir, tanpa batas baik dari segi waktu maupun geografi. Anda harus laporkan lebih banyak kepada kami.”

Senator Schumer mengatakan, “Kita perlu meninjau ini secara hati-hati. Ini sebuah situasi baru, dan kita tidak punya rencana perang yang jelas.”

Menhan Jim Mattis memberitahu Graham dan McCain, ketua Komite AB Senat, minggu lalu, bahwa militer mengalihkan strategi kontra terorisme dengan fokus lebih ke Afrika.

Pejabat Amerika menyimpulkan serangan di Niger dilancarkan oleh sebuah afiliasi ISIS, tetapi Pentagon masih menyelidiki bagaimana itu terjadi. [jm]

XS
SM
MD
LG