Tautan-tautan Akses

Senator AS Marco Rubio dari negara bagian Florida telah mengajukan rancangan undang-undang untuk mengganti nama sebuah lapangan di depan Kedutaan Besar Rusia di Washington DC menjadi “Plaza Boris Nemtsov”, tokoh oposisi Rusia yang dibunuh di Moskow dua tahun yang lalu.

RUU itu, kata Rubio, akan membantu meningkatkan kesadaran rakyat Amerika tentang berbagai pelanggaran yang terjadi di bawah pimpinan Presiden Vladimir Putin.

Penamaan “Plaza Boris Nemtsov” itu akan secara permanen mengingatkan rezim Putin dan rakyat Rusia bahwa suara-suara para pembangkang itu akan terus terdengar, dan bahwa “para pendukung kebebasan tidak akan bisa dibungkam,” kata Rubio dalam sebuah pernyataan.

Jika disahkan menjadi UU, para pejabat kedutaan Rusia tiap harinya akan terpaksa membaca alamat pada surat-surat yang diterimanya yang dikirim ke alamat “No. 1 Boris Nemtsov Plaza”.

Alamat baru itu, kata Rubio, “akan mengirim pesan kuat kepada Rusia bahwa intimidasi dan pembunuhan atas tokoh-tokoh oposisi tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja.” [is/ps]

XS
SM
MD
LG