Tautan-tautan Akses

Penyebab Kematian Mendadak Dubes Rusia di PBB Belum Pasti


Sebuah sudut kenangan untuk Dubes Rusia di PBB yang baru-baru ini meninggal, Vitaly Churkin, tampak disediakan di misi Rusia di PBB di New York City, 21 Februari 2017 (foto: REUTERS/Stephanie Keith)

Penyebab kematian yang pasti dari Dubes Rusia di PBB, Vitaly Churkin, pekan ini masih belum dapat ditemukan oleh para ahli forensik di kota New York.

Para ahli forensik di New York City tidak dapat menemukan penyebab pasti kematian mendadak Dubes Rusia di PBB, Vitaly Churkin, pekan ini.

Ahli forensik menyimpulkan studi lebih lanjut, yang pada umumnya menyertakan uji toksikologi dan uji saring lainnya, akan dibutuhkan sebelum mereka dapat mengatakan penyebab dibalik kematian Churkin yang tidak terduga hari Senin di usia 64 tahun. Uji-uji tambahan dapat memakan waktu berminggu-minggu untuk menyelesaikannya. Churkin telah menjadi utusan Rusia di PBB sejak tahun 2006. Ia adalah duta besar yang bertugas paling lama di Dewan Keamanan, badan PBB yang paling berkuasa.

Kolega-koleganya dari kalangan diplomatik dari seluruh dunia terus menyampaikan belansungkawa atas kepergian Churkin hari Selasa. Mereka mengatakan almarhum sangat menguasai ketrampilan berdiplomasi dan berdedikasi pada negaranya, selain juga adalah seorang yang ramah dan kolega yang humoris.

'Cemerlang, ramah, dan humoris’

“Ia senantiasa dapat melihat bahkan peluang terkecil untuk mencapai kompromi,” ujar Dubes AS di PBB, Nikki Haley, seraya mengatakan Churkin adalah seorang yang “cemerlang, bijak, ramah, dan humoris.”

Di Washington, Presiden Donald Trump menyatakan kesedihannya setelah menerima kabar ini. Meskipun mengakui bahwa Churkin dan mitra AS nya kadang-kadang tidak sepakat, Trump mengatkan Churkin “memainkan peran krusial dalam kerjasamanya dengan AS pada sejumlah persoalan penting untuk meningkatkan keamanan global.”

Vitaly Ivanovich Churkin lahir di Moskow tanggal 21 Februari 1952. Sebagai lelaki muda, ia tampil paling tidak di tiga buah film; dua di antaranya tentang Vladimir Lenin, pahlawan revolusi komunis yang melahirkan Uni Sovyet seabad yang lalu.

Churkin menempuh studi di Institut Negeri untuk Hubungan Internasional di Moskow dan mendapatkan gelar doktornya di bidang sejarah dari Akademi Diplomatik Uni Sovyet. Ia bergabung dengan Kemenlu Sovyet di tahun 1974 dan memiliki karir yang cemerlang sebagai seorang diplomat. Ia adalah wakil khusus Moskow untuk pembicaraan internasional di bekas Yugoslavia di awal 1990-an, dan kemudian menjadi dutabesar di Belgia (1994-1998) dan Kanada (1998-2003). [ww]

XS
SM
MD
LG