Tautan-tautan Akses

Sektor Manufaktur AS Terus Menciut


Pabrik perakitan General Motors di Spring Hill, Tennessee, AS (foto: dok). Sektor manufaktur AS terus menciut untuk bulan keempat berturut-turut.

Sektor manufaktur Amerika terus menciut untuk bulan keempat berturut-turut, kata hasil survei industri yang dirilis hari Senin (2/12).

Ditengah melambannya perekonomian dunia dan adanya perang dagang, kurangnya permintaan juga menurunkan produksi bahan-bahan logam, kayu, plastik, minyak dan tekstil, kata laporan bulanan Institute of Supply Management atau ISM.

Kendati begitu, Presiden Trump terus mengatakan bahwa sektor manufakturing Amerika berada dalam keadaan baik walaupun ada perang dagang dengan China dan sejumlah negara lain. Perang dagang itu telah memukul industri karena meningkatnya ongkos, tertutupnya pasar ekspor dan mengakibatkan perusahaan enggan menambah investasi baru.

Persediaan barang-barang dan harga turun untuk bulan keenam berturut-turut, sementara permintaan juga tercatat paling rendah dalam hampir empat tahun.

Indeks Institute of Supply Management atau ISM juga turun menjadi 48, 1, dibawah perkiraan para pakar ekonomi, dan merupakan penciutan yang lebih cepat dibanding bulan Oktober. Indeks dibawah 50 persen menunjukkan adanya penciutan kegiatan ekonomi.

Fakta ini juga tercermin dalam nilai-nilai saham di Wall Street, dimana indeks Down Jones Industrial Average turun lebih dari 200 point jam 11 pagi waktu New York.

Kata Timothy Fiore kepala survei manufacturing ISM, “tanpa adanya kenaikan permintaan yang didukung oleh pesanan barang untuk ekspor, inilah penurunan kegiatan yang kita hadapi.”

Para responden dalam survei ISM terus mengeluh karena adanya tarif, dan ketidak pastian perdagangan yang bisa menekan investasi bisnis baru.

Sebuah perusahaan minyak dan batubara mengatakan pelambatan ekonomi itu telah memaksa mereka untuk mengurangi rencana pengeluaran baru sampai tahun 2021.

Kata pakar lain, Ian Shepherdson dari perusahaan Pantheon Macroeconomics, “Kami akan tercengang kalau terjadi penurunan kegiatan ekonomi yang lebih besar, karena sektor manufakturing ini agaknya sedang mengalami resesi ringan, tanpa adanya prospek perbaikan dalam waktu dekat. (ii/em)

Lihat komentar (1)

Recommended

XS
SM
MD
LG